Tips Dapatkan Golden Sunrise di Gunung Telomoyo
- calendar_month Rab, 12 Jul 2023

Golden Sunrise wisata Gunung Telomoyo
BNews-MAGELANG– Ingin naik gunung tanpa merasa capek? Cobalah untuk naik ke Gunung Telomoyo yang berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Tak seperti kebanyakan gunung lainnya, gunung setinggi 1.894 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini sudah beraspal, sehingga pengunjung bisa naik kendaraan bermotor hingga ke puncak pemancar.
Gunung Telomoyo saat ini menjadi tujuan para pemburu sunrise alias matahari terbit.
Apalagi, pemandangan yang disajikan tak kalah dengan gunung lainnya. Dari Telomoyo, kita bisa melihat gunung Sindoro, Sumbing, Muria, Merbabu, Andong, Lawu, dan Merapi.
Selain itu, panorama Rawa Pening juga dapat disaksikan dari ketinggian. Berikut sejumlah tips naik Gunung Telomoyo yang perlu diketahui.
Tips naik Gunung Telomoyo
- Ketahui waktu jika ingin mengejar sunrise
Jalur menuju puncak Gunung Telomoyo bisa diakses dari Desa Sepakung Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Atau bisa melalui jalur Dusun Dalangan Desa Pandean Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
Dari Sepakung butuh waktu sekira 30 menit dengan sepeda motor untuk menembus kabut dan dinginnya hawa yang terasa.
Dianjurkan tiba di puncak sekitar pukul 05.00 WIB agar tak ketinggalkan golden time sunrise.
“Paling bagus itu sampai puncak sekira pukul 05.00 WIB, selain sunrise juga bisa dapat lautan awan. Karena itu Telomoyo ini dikenal juga dengan Negeri di Atas Awan,” jelas Kepala Desa Sepakung Ahmad Nuri, Minggu (2/7/2023).
Sementara dari jalur Dalangan, relatif lebih lama waktunya. Pasalnya jalannya sedikit landai.
Nanti akan bertemu disimpang tiga yang menuju arah sepakung. Dari jalur Dalangan, selain menaiki sepeda motor juga ada pilihan lain yang menggunakan jeep wisata.
- Ketahui jumlah uang yang perlu disiapkan
Selain itu, penting untuk menyiapkan uang sesuai kebutuhan. Pengunjung yang takut terlambat untuk menikmati sunrise di Telomoyo, bisa menginap di guest house yang dikelola masyarakat.
Tarifnya cukup terjangkau, antara Rp 75.000 hingga Rp 125.000. Sementara tiket seharga Rp 15.000 bisa dibeli di pos masuk. Jarak dari pos hingga puncak sekira 5 kilometer.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Kalau pengujung pakai mobil bisa diparkir di pos, kalau mau ojek Rp 50.000 dan kalau sewa Rp 60.000,” kata Nuri.
Nuri mengatakan, dari Pos Sepakung mobil belum bisa naik hingga ke puncak. Namun, jika naik dari jalur Dalangan Pandean Magelang; pengunjung bisa menyewa mobil jip yang bisa dinaiki secara rombongan.
“Dari Sepakung untuk mobil ini masih dalam proses mengurus izin karena memang sopirnya butuh keterampilan khusus, selain jalan yang curam dan berliku, ukurannya juga sempit,” ungkapnya.
Sebelum sampai puncak, pengunjung bisa naik ke anjungan Telomoyo dengan tiket Rp 10.000. “Kalau naik anjungan, pemandangan bisa lebih bersih karena tidak ada penghalangnya,” ujar Nuri.
Nuri mengatakan, saat sampai puncak pengunjung bisa menikmati aneka makanan dan minuman di 37 lapak yang tersedia. Aneka menu disajikan disini, mulai dari mi instan, soto, bakso, pecel, dan pentol.
- Ketahui bulan kunjungan terbaik
Diakuinya, antara Juli hingga September adalah waktu terbaik untuk menikmati pemandangan di Telomoyo.
“Saat ini pengunjung memang ramai, bahkan dalam sehari bisa sampai 750 orang. Kebanyakan masih dari seputaran Jawa Tengah dan bikers atau komunitas motor yang touring,” kata Nuri.
- Memahami medan dan siapkan kendaraan
Menurut Nuri, pengunjung yang naik sepeda motor harus berhati-hati dan selalu waspada karena kondisi jalan di Gunung Telomoyo terhitung curam.
“Jangan memaksakan untuk gas motor saat naik dan turun, bisa berbahaya. Lebih baik secara berkala berhenti di rest area yang disediakan, cek kondisi rem, dinginkan sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” paparnya.
Hal itu, lanjut dia, diperlukan sebagai antisipasi agar tidak ada kecelakaan. “Selain ada rest area, kami sediakan air untuk mendinginkan rem, juga ada dinding ban untuk antisipasi,” kata Nuri. (*/kompas)
About The Author
- Penulis: Pemela



Saat ini belum ada komentar