Tradisi Nyadran Warga Sorobayan Magelang, Panjatkan Doa dan Makan Bersama
- calendar_month Sel, 14 Jan 2025

Warga Sorobayan, Desa Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang melaksanakan tradisi Nyadran pada Selasa (14/1/2025). (Foto: ist)
BNews–MAGELANG– Warga Sorobayan, Desa Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang melaksanakan tradisi Nyadran pada Selasa (14/1/2025). Mereka duduk lesehan bersama memanjatkan doa dan diakhiri dengan makan bersama makanan yang dibawa dari rumah.
Acara tradisi ini dilangsungkan di depan Masjid Al Ikhsan. Nyadran dilaksanakan setiap bulan Rajab di atas tanggal 10 sampai 15 dengan hari pasaran Legi. Pada hari ini dilaksanakan Selasa Legi (14/1/2025).
“Nyadran umumnya di wilayah sini yaitu untuk wilujengan atau selamatan dusun. Masyarakat mengeluarkan sedekah berupa makanan berkumpul di suatu tempat di makam atau depan Masjid untuk doa bersama,” kata Kepala Dusun Sorobayan, Soleh, Selasa (14/1/2025).
“Mendoakan para leluhur yang sudah mendahului (meninggal), terus membawa sedekahan berupa makanan dan kelengkapannya. Sebagian disedekahkan yang hadir atau tamu undangan, penjual makanan (yang datang berjualan),” sambungnya.
Dia menyebut, warga yang ikut Nyadran berasal dari Sorobayan dan Ngepos. Selain itu, ada juga warga dari daerah lain yang memiliki leluhur di dusun ini.
“Warga Sorobayan ada sekitar 220 KK dan Ngepos ada 160-an KK. (Intinya) Berdoa untuk keselamatan dusun, warganya dan mendoakan para leluhur yang sudah mendahului diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya,” imbuhnya.
Sebelum pelaksanaan nyadran, kata dia, dilakukan kerja bakti membersihkan makam, Minggu (12/1).
“Ini sudah tradisi. Menurut bapak saya, sudah dari kecil (turun temurun) seperti ini,” tuturnya.
Salah satu warga, Nur Abah (38) mengatakan, warga sangat antusias sekali mengikuti Nyadran ini. “Karena bisa bertemu langsung dengan sesama, tetangga ataupun juga saudara dari luar kota bisa pulang,” katanya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7




Saat ini belum ada komentar