Tragedi Remaja Terlindas Truk di Magelang Karena Jatuh, Sopir Masih Diperiksa

BNews-MAGELANG- Tragedi seorang remaja hendak nebeng truk namun terlindas dan akhirnya meninggal dunia di Magelang. Sopir truk masih berada di Kantor Polisi.

Dijelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Rabu, tanggal 1 Mei 2024 sekira pukul 10.10 WIB di jalan umum Magelang – Purworejo. Tepatnya di Dusun Jamblang, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Kapolresta Magelang mengatakan dalam peristiwa itu, Korban remaja laki-laki berstatus pelajar bernama Rijqi Maulana ,15. Ia merupakan warga Dusun Kopen, Desa Pengerutan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Sementara pengemudi truk bernama Setyawan (57) beralamat Dusun Sanggrahan RT 02 RW 12, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

“Awalnya sebuah truk Hino Nopol AA-8319-OK berjalan pelan dari arah Purworejo ke arah Magelang. Sesampainya di TKP dua orang remaja berusaha menghentikan laju truk untuk meminta diberikan tumpangan, namun truk tidak berhenti dan truk tetap berjalan pelan pada jalurnya,” ujar Kapolresta..

“Tiba-tiba dari samping sisi kiri truk Saudara Rijqi Maulana (Korban) dengan sengaja meloncat ke arah bak truk tanpa memperhatikan keselamatan diri. Sehingga terjatuh dan terlindas ban truk sebelah kiri belakang,” lanjutnya.

Akibatnya, Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya Korban dibawa ke RSUD Bukit Menoreh Salaman. Diketahui, cidera yang dialami Korban yaitu cidera kepala, patah leher, dan patah tulang tangan.

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK UPDATE (KLIK DISINI)

Kapolresta menyimpulkan, berdasarkan barang bukti, olah TKP dan keterangan Saksi-Saksi, diduga penyebab terjadinya; kecelakaan lalulintas adalah kelalaian atau kurang-hati-hatinya pejalan kaki atas nama Rijqi Maulana (Korban).

“Hal ini karena dengan sengaja meloncat ke arah bak truk yang sedang berjalan pelan tanpa memperhatikan keselamatan diri. Sehingga Korban terjatuh dan terlindas ban truk sebelah kiri belakang. Dapat kami sampaikan, (kecelakaan ini akibat) kelalaian korban,” terangnya.

Untuk sementara waktu, sopir truk tersebut diamankan polisi. Sedangkan kendaraannya dikandangkan di Unit Laka Polresta Magelang. Upaya itu dilakukan agar sopir truk tidak melarikan diri saat hendak dilakukan pemeriksaan.

“Kendaraan truknya kita amankan sampai kita beri kepastian hukum. Apakah kita lanjutkan penyidikan atau kita hentikan,” tegasnya.

Dia menyebut, truk itu diamankan guna mendalami proses penyidikan dan olah TKP. Sekaligus memberi kepastian hukum sebuah peristiwa dan membantu korban untuk mendapat asuransi.

“Korban laka kan tidak boleh langsung mendapat santunan dari Jasa Raharja. Harus ada kelengkapan administrasi penyidikan, olah TKP, dan keterangan saksi, baru asuransi bisa diberikan,” imbuhnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: