UMKM Pothil Candimulyo Jadi Sasaran Pendampingan Kelompok PPMT UNIMMA

BNews–MAGELANG– Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma)  terjunkan mahasiswa dengan dosen pendamping di Masyarakat. Dulu disebut KKN kini bernama Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) periode 2 tahun 2020.

PPMT UNIMMA tahun ini dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, selain nama kegiatannya yang berbeda, teknis lapangan juga sedikit berbeda. Dimana PPMT ini tidak mewajibkan peserta atau mahasiswa untuk menginap di tempat pelaksanaan.

Akan tetapi, target pengabdian kepada masyarakatnya tetap tercapai. Salah satu desa yang menjadi tempat kegiatan kelompok PPMT tersebut ada di Dusun Sidomulyo 2, Desa Sidomulyo, Kecamatan Candimulyo.

Dan kali ini kelompok PPMT  mengusung tema Ekonomi Kreatif Berbasis Wirausaha dan Kearifan Lokal. Dan fokus pada pada UMKM makanan ringan jenis Pothil dalam bidang Pangan.

Pengabdian kali ini diketuai oleh salah satu Dosen bernama Siti Noor Khikmah, SE. M,Si. Ak. Serta dengan lima anggota mahasiswa dari berbagai prodi yaitu Imam Agus Fauzi (Teknik Industri), Aprilia Kusuma Dewi (Manajemen); Anggia Riama (Manajemen), Aziza Daning Fitrilia (Manajemen), serta Salma Shafiyya Ayu Mutiarani (Akuntansi).

Kelompok tersebut telah menyelesaikan program kerja di tengah pandemi. Kegiatan dilakukan secara tatap muka langsung.

Kegiatan berupa pelatihan digital marketing, pelatihan pembukuan secara sederhana. “Pengabdian pada UMKM Sidomulyo 2 ini bertujuan untuk mengenalkan model bisnis baru dalam branding dan marketing dengan menggunakan teknologi informasi,” ungkap Ketua Kelompok Siti Noor Khikmah.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Selain itu, lanjutnya pengenalan fitur-fitur media social juga dikenalkan kepada mitra untuk dijadikan lahan pemasaran produk yang optimal. “Kelompok PPMT tersebut melakukan beberapa perubahan strategis sebagai upaya rebranding UMKM. Antara lain seperti pembuatan logo dan merek, kemasan produk, stiker produk, dan alat bantu pemasaran secara online (instagram dan facebook),” paparnya.

Menurutnya, cara tersebut merupakan langkah awal agar UMKM mampu masuk di marketplace digital dan bersaing dengan pasar yang lebih luas. “Dengan diadakannya kegatan ini, kami berharap UMKM Pothil bisa lebih meningkatkan produktivitas penjualan; dan memanfaatkan sumber daya yang ada disekitar”, pungkasnya. (adv)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: