Ungkap Kepribadian dan Karaktermu Lewat Urutan Lahir: Sulung, Tengah, Bungsu, Tunggal

BNews—NASIONAL— Mengetahui karakter dan tipe kecerdasan adalah hal yang menyenangkan. Sebab, setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda. Salah satu cara untuk mengetahui kepribadian seseorang adalah melalui tes kepribadian.

Tes kepribadian dapat dibentuk dari apa yang biasa ditemukan orang dalam kehidupan nyata. Contohnya adalah melihat karakter dan tingkat kecerdasan seseorang melalui urutan anak ke berapa dalam keluarga.

Banyak masyarakat percaya anak tertua dalam keluarga cenderung sangat bertanggung jawab. Sedang anak tunggal jauh lebih mungkin bersikap egois dan menuntut.

Dilansir Bright Side, ada sebuah teori bernama teori urutan kelahiran. Pada akhir 1920-an, teori ini dimulai oleh Alfred Adler, teman dan kolega Sigmund Freud, seorang ahli saraf dan pendiri psikoanalisis di Austria.

Adler meyakini, urutan kelahiranmu dalam keluarga secara inheren memengaruhi kepribadian dan sifat aslimu. Berikut arti dan penjelasannya:

DPD PKS Magelang Ramadhan

Anak sulung (tertua)

Menurut Adler, anak sulung cenderung kolot, berorientasi pada kekuasaan dan bersikap memimpin. Anak sulung sering mengambil tanggung jawab untuk adik-adik mereka. Anak tertua tumbuh menjadi orang yang peduli, lebih bersedia menjadi orang tua dan lebih cenderung mengambil inisiatif.

Anak kedua (tengah)

Karena kakak laki-laki atau perempuan adalah acuan untuk anak kedua, mereka sering berjuang untuk melampaui kakak mereka. Di dalam keluarga, anak tengah cenderung sering ambisius. Namun, mereka jarang egois namun lebih kuat.

Anak bungsu (terakhir)

Seperti yang orang katakan, anak bungsu mendapat banyak perhatian baik dari orang tua maupun saudara yang lebih tua. Anak bungsu biasanya sangat termotivasi untuk melampaui kakak mereka.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

Anak bungsu sangat sering mencapai sukses besar dan mendapatkan pengakuan di bidang yang mereka pilih. Anak-anak bungsu dalam keluarga cenderung sangat ramah. Meskipun begitu, mereka cenderung lebih tidak bertanggung jawab dan meremehkan daripada kakak mereka.

Anak tunggal

Tanpa saudara kandung untuk bersaing, anak tunggal justru sering bersaing dengan ayahnya. Karena terlalu dimanja oleh orang tua, anak tunggal juga mengharapkan dimanjakan dan dilindungi dari yang lainnya.

Ketergantungan dan egoisme adalah kualitas utama gaya hidup mereka. Anak tunggal sering mengalami kesulitan berinteraksi dengan teman sebaya. Banyak anak tunggal menjadi perfeksionis. Mereka cenderung mencapai tujuan mereka apa pun yang terjadi.

Studi lain memberikan lebih banyak bukti bahwa urutan kelahiran mempengaruhi kepribadian seseorang. Seperti hasil penelitian tahun 2015 yang diunggah Science Direct. Penelitian itu menganalisis ciri-ciri kepribadian dari 377 ribu siswa sekolah menengah di AS.

Mereka membuat kesimpulan jika anak sulung umumnya cenderung lebih jujur ​​dan dominan. Namun, mereka juga kurang ramah dan kurang tahan terhadap stres.

Anak tengah cenderung lebih teliti dan rajin. Anak bungsu dalam sebuah keluarga lebih mungkin bersikap terbuka dan mudah bergaul. Sementara itu, anak tunggal sering gugup, tetapi mereka juga cukup ramah dan mudah bergaul.

Perlu diingat, hasil studi tersebut memiliki sejumlah ketidakakuratan. Penelitian tidak memperhitungkan faktor sosial penting seperti etnis, pendidikan, kesejahteraan orang tua, dan hubungan dalam keluarga. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: