Upaya Lestarikan Warisan Budaya, Disdikbud Magelang Gelar Festival Kesenian Tradisional Gedrug di Ketep Pass
- calendar_month Rab, 24 Jul 2024

Festival Kesenian Tradisional Gedrug/Rampak Buto di area parkir Daya Tarik Wisata Ketep Pass, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang pada Rabu (24/7/2024).
BNews—MAGELANG— Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang menggelar Festival Kesenian Tradisional Gedrug/Rampak Buto. Acara dilaksanakan di area parkir Daya Tarik Wisata Ketep Pass, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang pada Rabu (24/7/2024).
PJ Bupati Magelang dalam sambutan yang dibacakan Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang, S. Achmad Husein mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga, merawat, mengemas, dan mempublikasikan kekayaan warisan budaya Indonesia utamanya di Kabupaten Magelang.
Dia menyebut, kebudayaan memiliki peran yang cukup penting dalam pembinaan mental spiritual maupun pendidikan karakter.
“Keberadaan seni budaya di Kabupaten Magelang yang sangat beragam menunjukkan bahwa kebhinekaan itu sebagai aset yang sangat bernilai. Yang bila dikelola dengan baik dapat menjadi modal untuk persatuan bangsa,” katanya.
Lanjut Husein, melalui kegiatan festival kali ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi, dan edukasi, sekaligus bisa mengambil nilai-nilai filosofi yang luhur untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Panitia kegiatan sekaligus Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Magelang, Manteb Sudarsono menambahkan, berdasarkan data yang terdapat di Disdikbud Kabupaten Magelang, terdapat sekitar 2600-an kelompok kesenian di wilayah ini.
“Potensi ragam jenis kesenian tersebut sangatlah besar untuk dilestarikan dan di kembangkan. Upaya pelestarian, pembinaan, pengembangan dan pemanfaatan juga selaras dengan Undang-Undang Nomer 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” katanya.
Terkait hal itu, pihaknya berupaya mengadakan festival kesenian tradisional yang mengambil fokus pada satu jenis kesenian tradisional yaitu gedruk atau rampak buto. Pemilihan jenis kesenian tersebut didasari pada jumlah kelompok kesenian gedruk yang tersebar di 21 kecamatan.
” Peserta yang mengikuti festival ini telah ditunjuk oleh pihak kecamatan masing-masing. Kegiatan festival kesenian gedruk atau rampak buto ini juga termasuk dalam rangkaian kegiatan perayaan HUT RI Ke-79 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang,” imbuh Manteb.
”Festival kesenian ini juga menjadi ajang promosi pariwisata berbasis budaya yang terdapat di Kabupaten Magelang,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7




Saat ini belum ada komentar