Upaya Tingkatkan Produktivitas Tanaman Pangan, Vita Ervina Dorong Petani di Magelang Gunakan Benih Unggul Bersertifikat
- calendar_month Kam, 27 Jul 2023

Kementan melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bersama Komisi IV DPR RI menggelar Bimtek peningkatan produktivitas tanaman pangan melalui penggunaan benih unggul dan bersertifikat, di Wisma Sejahtera, Kota Magelang pada Kamis (27/7/2023).
BNews—MAGELANG— Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bersama Komisi IV DPR RI menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan produktivitas tanaman pangan melalui penggunaan benih unggul dan bersertifikat. Kegiatan digelar di Wisma Sejahtera, Kota Magelang pada Kamis (27/7/2023).
Kegiatan itu dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Vita Ervina; Koordinator Pengawas Benih Tanaman Balai Besar Pengembangan dan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMB-TPH) Kementan Amiyarsi Mustika Yukti; Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Disperpa Kabupaten Magelang Ade Sri Kuncoro; serta beberapa stakeholder terkait lainnya.
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP, Vita Ervina mendorong para petani di Magelang untuk menggunakan benih-benih tanaman pangan yang bermutu guna meningkatkan produktivitas tanaman pangan.
”Kita perlu banyak mensosialisasikan bagaimana teman-teman petani harus mulai menggunakan benih (tanaman pangan) unggul yang bersertifikat. Harapannya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan,” ujarnya di sela-sela kegiatan bimtek, Kamis (27/7/2023).
Koordinator Pengawas Benih Tanaman BBPPMB-TPH Kementan Amiyarsi Mustika Yukti mengungkap, upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan diantaranya menggunakan bibit padi yang berumur pendek.
”Jadi mengoptimalkan, yang biasanya satu tahun tanam dua kali dan panen dua kali itu namanya IP 200. Kemudian meningkat IP 300, dalam satu tahun tanam dan panen tiga kali. Dan dua tahun terakhir ini kita menggalakkan varietas bibit padi yang berumur pendek.
”Sehingga dalam satu tahun itu bisa empat kali tanam dan empat kali panen. Itu adalah salah satu faktor yang bisa meningkatkan produktivitas tanaman pangan untuk ketahanan pangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Disperpa Kabupaten Magelang Ade Sri Kuncoro mengatakan bahwa pihaknya telah menerima bantuan dua varietas bibit padi yakni cakrabuana dan inpari 32.
”Untuk inpari 32 itu ada 1.250 kilogram, alhamdulillah bisa hasil produksinya 210 ton. Untuk cakrabuana 1.250 kilogram menghasilkan 165 ton. Itu tersebar di lima kecamatan (Ngluwar, Tempuran, Grabag, Candimulyo dan Bandongan),” katanya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar