Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Viral! Bocah SMP di Magelang Ditangkap Warga Usai Seret Pedang di Jalan

Viral! Bocah SMP di Magelang Ditangkap Warga Usai Seret Pedang di Jalan

  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025

BNEWS—MAGELANG— Seorang pelajar berinisial NC (15), warga Kecamatan Salaman, diamankan warga usai kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di wilayah Tempuran, pada Minggu (12/10/2025).

Pelajar yang masih duduk di bangku SMP itu diamankan di kawasan Dusun Sempu, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Tempuran, setelah warga mencurigai gerak-geriknya bersama sejumlah rekan.

Dalam rekaman video yang beredar, NC tampak mengenakan kaus hitam dan duduk di kursi, dikelilingi warga yang menanyainya. Di dekatnya terlihat sebilah pedang sepanjang sekitar 66 sentimeter, yang diduga kuat dibawa olehnya.

Warga sempat was-was lantaran remaja itu disebut datang bersama rombongan dari arah Salaman menuju Tempuran.

Kapolsek Tempuran Iptu Heliyanto membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, para remaja itu diduga sempat menunjukkan senjata tajam di jalan, bahkan menyeretnya hingga menimbulkan suara berisik.

“Sambil jalan, sajam itu diseret ke aspal, bunyinya crak-crak. Mereka datang dari arah Salaman ke sini, lalu balik lagi arah Salaman,” paparnya saat dikonfirmasi.

NC kemudian diserahkan ke Polsek Tempuran untuk diamankan dan dimintai keterangan lebih lanjut. Karena masih di bawah umur, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Magelang.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Dari hasil pemeriksaan sementara, hanya satu pelajar yang berhasil diamankan. Sementara sejumlah rekan NC yang diduga ikut dalam rombongan melarikan diri saat warga berdatangan.

“Yang berhasil diamankan satu anak, sedangkan teman-temannya kabur. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari mereka,” ujar Heliyanto.

Barang bukti berupa pedang sepanjang 66 sentimeter kini diamankan oleh pihak kepolisian. Polisi masih menelusuri asal-usul senjata tersebut dan tujuan remaja itu membawanya.

Kejadian ini menjadi perhatian warga Tempuran lantaran melibatkan anak di bawah umur yang membawa senjata tajam di tempat umum.

Kapolsek Tempuran pun mengimbau orang tua dan pihak sekolah agar lebih ketat mengawasi pergaulan remaja, terutama pada malam hari.

“Kami berharap pengawasan dari keluarga dan sekolah ditingkatkan, agar hal serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less