Viral! Pengantin Wanita di PALI Minta Cerai Sesaat Setelah Ijab Kabul
- calendar_month Ming, 22 Jun 2025

tangkapan layar video Pengantin Wanita di PALI Minta Cerai Sesaat Setelah Ijab Kabul
BNews–NASIONAL– Sebuah insiden mengejutkan saat prosesi akad nikah di Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan; mendadak menjadi viral di media sosial.
Video berdurasi lima menit yang memperlihatkan momen tersebut beredar luas dan mengundang reaksi publik.
Dalam video yang dilihat redaksi Urban ID, tampak prosesi ijab kabul berjalan lancar dan penuh khidmat.
Pengantin pria melafalkan ijab kabul di hadapan penghulu dan wali nikah, disaksikan keluarga besar kedua mempelai.
Namun, suasana yang semula sakral berubah drastis hanya beberapa detik setelah ijab kabul dinyatakan sah.
“Pak Penghulu, saya mau cerai, saya tidak suka, dia melecehkan saya,” ujar pengantin wanita secara tiba-tiba.
Pernyataan mengejutkan tersebut diucapkan dalam bahasa daerah yang kemudian diterjemahkan dalam video tersebut. Kejadian itu berlangsung pada Minggu, 22 Juni 2025.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Setelah mengucapkan permintaan cerai, pengantin wanita langsung meninggalkan lokasi dan masuk ke dalam kamar. Sementara itu, sang pengantin pria tampak terkejut dan hanya terdiam menyaksikan situasi yang mendadak kacau.
Meski permintaan cerai telah disampaikan di hadapan penghulu dan keluarga, mempelai pria menyatakan tidak memiliki niat untuk menceraikan istrinya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga terkait alasan pasti di balik permintaan cerai tersebut. N
amun, seorang penghulu yang hadir saat kejadian menyarankan agar masalah rumah tangga ini diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu.
Diketahui, pengantin pria berasal dari Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, sementara pengantin wanita merupakan warga asli Desa Betung, tempat akad nikah dilangsungkan.
Lebih lanjut, beredar dugaan bahwa pengantin wanita merupakan korban pemerkosaan dari pria yang kini menjadi suaminya.
Terkait informasi ini, Kapolres PALI, AKBP Yunar HP Sirait, saat dikonfirmasi menyatakan belum bisa memberikan keterangan resmi karena masih dalam proses penyelidikan.
“Kami cek dulu (kebenaran informasi dugaan korban pemerkosaan),” kata AKBP Yunar HP Sirait.
Peristiwa yang tidak biasa ini terus menjadi perbincangan hangat di masyarakat dan media sosial, menyoroti pentingnya proses pernikahan yang sehat, transparan, dan dilandasi persetujuan sepenuh hati kedua belah pihak. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela



Saat ini belum ada komentar