Viral Pria Wonosobo Tanpa Masker Ngamuk Bongkar Paksa Barikade Jalan

BNews—WONOSOBO— Seorang warga Kabupaten Wonosobo mengamuk di Pos Pengamanan (Pos Pam) Pelayanan Plasa setempat. Ia membongkarpaksa water barrier yang dipasang sebagai penyekat atau pembatas di Jalan Ahmad Yani.

”Berat memang tekanan yang dihadapi akibat pandemi covid-19 ini. Banyak yang masih belum sepenuhnya paham dan menganggap pembatasan-pembatasan wilayah maupun sosial sebagai hal yang terlalu lebay,” tulis akun Instagram @kisahlokal yang memposting video tersebut, hari ini (25/5).

”Misalnya bapak di Wonosobo ini. Bersyukur aparat kepolisian bersabar mengadapi dan tidak menjatuhkan tindak pidana kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Dalam video yang viral di media sosial, pria tersebut memindahkan pembatas jalan sambil berceramah kepada polisi yang berjaga. Petugas hanya bisa ’membiarkan’ tindakan yang tak dibenarkan tersebut.

”Hari Raya Idul Fitri hari kebebasan, hari kemenangan. Ora carane koyo ngene. Iki jenenge kelakuan iblis, kelakuan setan. (Bukan seperti ini caranya. Ini namanya tindakan iblis, tindakan setan),” seru dia dengan nafas terengah-engah.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna membenarkan peristiwa itu. Pria mengamuk dalam video tersebut bernama Tukijo, 50, yang tinggal tidak jauh dari pos polisi.

”Terjadi tindakan oleh seorang warga memaksa atau membongkar water barrier sebagai penyekat di Hari Raya Lebaran, kemarin (24/3) sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Iskandar dalam keterangannya, Senin (25/5).

Loading...

Iskandar mengungkapkan, sebelum kejadian tersebut, Tukijo diketahui juga sempat tak mengikuti imbauan petugas untuk menggunakan masker. Kejadian itu terjadi pada Kamis (21/5) di depan Bank BRI Ruko Pasar Induk Wonosobo.

Saat itu, Tukijo yang berprofesi sebagai penjahit, diimbau oleh petugas untuk menggunakan masker ketika sedang berada di keramaian massa dalam rangka pencegahan covid-19.

”Namun yang bersangkutan menyatakan menolak dan menentang menggunakan masker karena apapun yang terjadi pada manusia adalah kehendak dari Allah,” terangnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

Kemudian, pada Minggu (24/5), tepat di hari Lebaran, Tukijo justru berulah dengan memaksa membongkar water barrier. Sementara pembatas di Jalan A Yani itu dipasang untuk memblokade akses jalan sampai ke arah Alun-alun Wonosobo.

Usai kejadian, Tukijo diamankan oleh anggota Pospal Pelayanan Plaza. Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku didampingi oleh keluarga dan ketua RW dibawa pulang ke rumah.

”Mendapatkan keterangan dari keluarganya memang yang bersangkutan depresi,” jelas dia.

Iskandar menuturkan, Tukijo bersama keluarganya telah menyadari perbuatannya dan telah menyampaikan permintaan maaf. ”Serta sudah mau menggunakan masker,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: