WOW… Ini 7 Keutamaan Makan Sarang Madu
- calendar_month Rab, 8 Des 2021

1KG: Seorang konten creator Magdalena menyantap sarang madu yang rasanya sangat manis. (sumber: youtube/mgdalenaf)
BNews—MAGELANG— Mengonsumsi madu berbentuk cair mungkin sudah biasa Anda lakukan. Tetapi pernahkah Anda makan atau mencicipi honeycomb atau sarang madu? Meski belum sepopuler madu, tetapi khasiatnya ternyata tidak kalah paten.
Sarang madu merupakan bagian dari sarang lebah yang berbentuk penampang dengan sel berpola segi enam (hexagonal). Berbeda dengan madu kebanyakan, honeycomb terbuat dari getah madu yang banyak dengan kadar air sedikit.
Rasanya yang amat manis membuat honeycomb dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Selain diklaim aman untuk gigi dan mulut, sarang madu mengandung nutrisi yang mirip dengan lilin lebah (beeswax) dan madunya itu sendiri.
Beberapa zat gizi yang terkandung dalam sarang madu diantaranya; kalori, sodium, kalium, karbohidrat, serat pangan, protein, lemak tak jenuh. Selain itu, sedikitnya ada tujuh khasiat mengonsumsi honeycomb, seperti:
Menjaga liver
Sebuah penelitian yang dimuat dalam The Korean Journal of Internal Medicine menyebut bahwa sarang madu dapat memelihara kesehatan liver (hati). Selama 24 minggu, pasien penyakit hati setiap hari diberikan campuran alkohol dengan beeswax.
Hasilnya adalah 48 persen pasien penyakit hati mengalami penurunan gejala seperti sakit perut, kembung dan mual. Sementara fungsi hati pada 28 persen pasien yang diberikan beeswax kembali normal. Penelitian ini masih membutuhkan studi lanjutan untuk memperoleh kesimpulan yang tepat.
Menurunkan kolesterol
Manfaat sarang madu selanjutnya adalah membantu menurunkan kadar kolesterol. Honeycomb terdiri dari beeswax yang mengandung asam lemak dan sumber lemak tak jenuh dimana mampu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) serta menurunkan kolesterol jahat (LDL).
Meringankan nyeri
Kandungan lilin lebah pada sarang madu banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, salah satunya meredakan peradangan yang disebabkan osteoarthritis. Penelitian dari The Korean Journal of Internal Medicine mengungkapkan, sebagian peserta mengalami pengurangan rasa nyeri, kekakuan fisik dan gejala osteorartritis lainnya.
Meredakan batuk
Madu dan honeycomb dapat membantu meredakan batuk , mencegah infeksi dan memperkuat saluran pernapasan di sekitar hidung pada anak. Cara mengonsumi sarang madu adalah dengan mengunyahnya. Mengonsumsi minimal 2,5 mililiter madu 30 menit sebelum tidur dinilai lebih efektif dibanding minum sirup batuk anak-anak.
Pengganti gula
Sarang madu memiliki karakter rasa lebih manis daripada gula. Namun demikian, Anda perlu berhati-hati mengonsumsinya karena mengingat kadar gulanya masih bisa melonjakkan kadar glukosa penyandang diabetes
Penelitian dari The Korean Journal of Internal Medicine menyebut, memberikan lilin lebah pada pasien perlemakan hati non-alkohol yang disertai dengan resistensi insulin. Hasilnya, ekstrak alkohol beeswax dapat membantu mengurangi kadar insulin hingga 37 persen.
Menjaga jantung
Manfaat honeycomb yang mampu menurunkan kadar kolesterol secara tidak langsung juga berpengaruh dalam menjaga kesehatan jantung. Kandungan antioksidannya bisa melebarkan arteri menuju jantung. Kondisi ini akan meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah sehingga risiko penyakit jantung pun berkurang.
Menjaga kesehatan mulut
Selain diklaim manisnya honeycomb aman untuk gigi dan mulut, ternyata sarang madu ini juga mampu membersihkan dan menyembuhkan infeksi pada gigi dan gusi. Tekstur sarang madu yang unik dan getah madu di dalamnya dapat membantu menghilangkan plak gigi dan memperkuat gusi.
Setelah mengetahui beragam manfaatnya, ada beberapa variasi cara mengonsumsi honeycomb seperti; dimakan langsungmentah-mentah, dioleskan sebagai selai pada roti,
pemanis di atas pancake, oatmeal, atau yogurt, dan ditambahkan pada salad atau buah-buahan.
Selain lezat dan kaya akan manfaat, mengonsumsi sarang madu yang berlebihan justru bisa menimbulkan bahaya. Beberapa masalah mengganggu diantaranya botulisme pada pada ibu hamil dan anak di bawah usia 12 tahun, masalah pencernaan, kadar gula darah melonjak naik, serta reaksi alergi. (ifa/han)
Sumber: Genpi
About The Author
- Penulis: BNews 3





Saat ini belum ada komentar