22 Pelajar SMK Tertimpa Bangunan Sekolah Saat Belajar

BNews—SRAGEN— Sebuah sekolahan tingkat SMK di Sragen roboh (20/11). Sebanyak 22 siswanya menjadi korban tertimpa atap bangunan sekolah.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu siang (20/11) sekitar pukul 14.30 wib di SMK Negeri 1 Miri Kabupaten Sragen. “Korban merupakan siswa kelas 10 dan 11 saat melakukan kegiatan praktik mengelas. Dan saat itu sedang terjadi hujan lebat, dan angin kencang datang membuat atap bangunan Aula tempat praktek roboh,” ungkap Kepala SMK N 1 Miri, Sarno.

Akibat kejadian tersebut sebanyak 22 siswa tertimpa atap bangunan tersebut. “Saat itu ada juga siswa yang sedang berteduh ikut menjadi korban. Sebelumnya guru praktik sudah menyuruh siswa-siswa untuk pindah ke aula lain,” imbuhnya.

Kejadian tersebut terjadi begitu cepat sehingga para siswa tidak bisa menyelamatkan diri. “Guru praktik las bersama siswa lainnya langsung menolong korban. Pertolongan dilakukan cepat dari anak-anak yang lain dan para guru,” paparnya.

Perlu diketahui bahwa bangunan aula itu, dibangun tahun 2015 lalu. “Kondisi bangunan tersebut terbuka tanpa dinding dengan bahan kayu seluruhnya,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Miri AKP Marsidi telah mengonfirmasi soal bencana angin kencang yang merobohkan bangunan aula terbuka di SMKN 1 Miri. Kejadian itu langsung ditangani oleh guru, siswa, dibantu warga sekitar, BPBD, dan aparat keamanan setempat.

“Korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit, dan dilaporkan tidak ada korban jiwa. Kejadian itu, karena aula di ruang terbuka berdekatan dengan sawah, tidak ada dinding, lalu diterjang angin kencang,” tambahnya.

Dan Wakil Bupati Dedy Endriyatno mengatakan korban bencana angin kencang yang mengalami patah tulang langsung dirujuk ke RS Karima Kartasura Sukoharjo dan RSUD Sragen. “Ada empat korban dirawat RS Yaksi Gemolong, sembilan RS Assalam Gemolong dan satu RSUD Gemolong,” pungkasnya. (bsn/bn1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: