Wujud Kemandirian Sekolah, SMK Muhammadiyah I Muntilan Launching Warung Mutu Daily Needs
- calendar_month Kam, 8 Agu 2024

SMK Muhammadiyah I Muntilan melauching warung modern dengan nama “Mutu Daily Needs”, Rabu (7/8/2024). (foto: istimewa)
BNews—MAGELANG— SMK Muhammadiyah I Muntilan, Kabupaten Magelang bersama Indogrosir melauching warung modern dengan nama “Mutu Daily Needs”, Rabu (7/8/2024). Warung yang berada di dalam kompleks sekolah ini bertujuan untuk memenuhi semua kebutuhan siswa dan meningkatkan kesejahteraan guru serta karyawan, sebagai wujud kemandirian sekolah.
Selain itu juga sebagai upaya pencegahan siswa keluar sekolah dengan alasan membeli kebutuhan sekolah, pasalnya di warung Mutu Daily Needs ini semua kebutahan sekolah sudah tersedia. Ke depan, warung ini juga akan dibuka untuk masyarakat umum.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah I Muntilan, Slamet mengatakan grand opening warung Mutu Daily Needs bekerja sama dengan Indogrosir, Bank Mandiri, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Pusat Untung Supriyadi.
“Warung Mutu Daily Needs ini merupakan mitra dari Indogrosir yang bekerja sama dengan Kementrian Perdagangan,” katanya usai melauching warung Mutu Daily Needs, Rabu (7/8/2024).
“Pangsa pasar kami yang ada di dalam (sekolah) yakni siswa, karyawan bahkan guru. Kemudian yang dari luar yaitu orang tua siswa, dan kedepanya diberbolehkan masyarakat umum, tentu di luar jam sekolah,” sambungnya.
Slamet menegaskan, selain kebutuhan sehari-hari juga akan dilengkapi kebutuhan lainnya, mulai dari ATK hingga seragam sekolah.
“Selain keburutan sehari-hari, kami akan tambah dengan ATK, termasuk seragam sekolah. Karena biasanya anak kan butuh atribut dan seragamnya sudah lama sehingga perlu baru. Ya nanti bisa langsung ke sini,” tandasnya.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Dia menyebut, para guru dan karyawan bisa mendapat voucher yang diberikan dari sekolah senilai Rp400 hingga Rp500 ribu per bulan. Jika voucer tersebut tidak digunakan maka akan hangus di bulan berikutnya.
Slamet berharap, ke depan warung ini bisa berkembang sehingga bisa menambah kesejahteraan baik siswa, guru, karyawan dan wali murid.
“Harapan kami bisa berkembang, daganganya semakin banyak, sehingga kesejahteraan terutama untuk bapak ibu guru lebih meningkat. Karena dari hasil keuntunganya, kami kembalikan ke mereka,” ujarnya.
Wakil Ketua Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Pusat, Untung Supriyadi mengapresiasi berdirinya warung Mutu Daily Needs di SMK Muhammadiyah I Muntilan. Dia berharap agar kegiatan semacam ini bisa diikuti oleh SMK Muhammadiyah lainya.
“Kita mengapresiasi dan sangat berharap ini akan menjadi wujud dari kemandirian sekolah. Kedepan kita berharap sekolah-sekolah Muhammmadiyah itu mempunyai unit-unit usaha yang dapat menopang operasional,” ungkapnya.
Dia mengaskan bahwa sekolah Muhammadiyah tidak bisa dan tidak boleh hanya bergantung dari dana BOS dan dana pungutan dari orang tua.
“Dengan banyaknya usaha yang kita buat, kita akan bisa memberikan pelayanan pada orang tua. Bagaimana sekolah kualitas, gurunya sejahtera, tapi siswanya membayarnya sedikit,” tandasnya.
“Kita dengan semangat filosofi Kyai Haji Ahmad Dahlan. Bagaimana kita membantu orang-orang, yaitu murid-murid kita, kalau bisa dengan biaya yang murah tetapi mendapatkan kualitas pendidikan yang tinggi,” sambungnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan dari Indogrosir Yogyakarta mengatakan tujuan dari kemitraan dengan SMK Muhammadiyah I Muntilan ini bertujuan untuk menumbuhkan UMKM terhadap para pelaku usaha khusunya yang ada di sekolah.
Diketahui, di wilayah Magelang sudah ada dua SMK yang bermitra dengan Indogrosir yakni SMK Muhammadiyah 2 Muntilan dan SMK Muhammadiyah 1. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7


Saat ini belum ada komentar