3 Pekan PPKM, Dinkes Kabupaten Magelang: Kasus Baru Covid-19 Cenderung Turun

BNews—MUNGKID— Angka penambahan kasus penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Magelang tercatat cenderung landai alias menurun. Dinas kesehatan (Dinkes) setempat mengklaim, salah satu faktor keberhasilan ini tidak lepas dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarat (PPKM).

Hal ini disampaikan Kepala si Survelians dan Imunisasi, Dinkes Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo. Ia menyebut bahwa angka penambahan kasus Covid-19 cenderung menurun saat pemberlakuan PPKM yang sudah berlangsung tiga pekan terakhir.

Meskipun, diketahui bahwa Kabupaten Magelang tidak termasuk wilayah yang memberlakukan PPKM, namun pemerintah setempat tetap mendukung program tersebut. Salah satunya dengan tetap mewajibkan masyarakat patuh protokol kesehatan dan menggelar operasi yustisi.

”Tren kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang pada tanggal 11 Januari hingga 4 Februari 2021, yakni kasus baru cenderung menurun dan angka kesembuhan meningkat,” kata Dwi, saat konferensi pers penanganan Covid-19 di Setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, Jumat, (5/2/2021).

Dengan kecenderungan tersebut, kata Dwi, membuktikan bahwa dukungan Pemkab Magelang dalam PPKM sudah cukup membuahkan hasil. Ia mengakui, tren positif ini juga tidak lepas dari peran aparat atau personel dibidang penegakan disiplin sudah bekerja on the right track.

DPD PKS Magelang Ramadhan

”Termasuk juga peran di bidang lainnya, seperti bidang kesehatan. Semoga pola ini bisa terus berjalan hingga benar-benar menguntungkan,” jelas dia.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, hingga Kamis, (4/2/2021), total kasus konfirmasi sembuh mencapai 6.560 orang.

”Untuk jumlah pasien konfirmasi baik yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri pertanggal tersebut, berjumlah 1.232 orang. Kemudian jumlah konfirmasi meninggal ada 212 orang,” pungkasnya. (mta/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: