33 Pasien Positif Covid-19 Baru di Kabupaten Magelang, 28 Orang Isolasi Mandiri

BNews—MAGELANG— Dari 33 pasien positif covid-19 baru di Kabupaten Magelang sebagian besar melakukan isolasi mandiri. Sebanyak 28 pasien lakukan isolasi mandiri di rumahnya (27/9/2020).

“Benar dari 33 tambahan pasien positif baru sebnyak 28 isolasi mandiri. Sisanya 5 orang dirawat di sejumlah rumah sakit di Magelang.” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi.

Lonjakan pasien tersebut 11 diantaranya berasal dari Kecamatan Candimulyo. Kemudian, masing-masing empat orang dari Salaman dan Tegalrejo.

Tiga orang di Bandongan dan Mertoyudan, dua dari Tempuran serta satu orang tersebar di Grabag, Secang, Windusari, Mungkid, Muntilan dan Dukun.

Untuk yang dirawat di Rumah Sakit, lanjut Nanda yakni dari Tempuran dua orang yakni laki-laki 21 dan 15 tahun. Lalu dari Secangan perempuan 65 tahun, dari Grabag laki-laki 62 tahun dan perempuan 53 tahun dari Salaman. “Untuk 28 orang sisanya menjalani isolasi mandiri.

“Meski demikian, hari ini ada 9 pasien positif yang sembuh. Tiga orang masing-masing di Mertoyudan dan Ngablak serta satu orang di Borobudur, Muntilan dan Candimulyo,” imbuhnya.

Nanda juga mengungkapkan, tambahan 33 positif ini, merupakan lonjakan tertinggi kedua setelah sebelumnya pernah mencapai 52 orang. “Hal ini terjadi, selain karena kontak erat, pelaku perjalanan, juga karena swab masive hasil tarcing kontak erat, perempuan hamil, lansia dan anak-anak,” ungkapnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Meski demikian, lanjut Nanda, hari ini ada 9 pasien positif yang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Mertoyudan dan Ngablak dengan masing-masing tiga orang, serta satu orang di Borobudur, Muntilan dan Candimulyo.

“Dengan tambahan 33 baru dan 9 sembuh itu, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 menjadi 512 orang. Rinciannya, 31 dirawat dirumah sakit, 86 menjalani isolasi mandiri, 379 sembuh dan 16 meninggal,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Nanda mengatakan untuk kasus PDP terdapat empat PDP baru yang berasal dari Kecamatan Mertoyudan, Borobudur, Mungkid dan Sawangan. Selain itu juga ada empat PDP yang alih status menjadi konfirmasi, dua diantaranya dari Tempuran dan masing-masing satu dari Grabag dan Secang.

”Selain itu juga ada enam PDP pulang membaik, dua diantaranya berasal dari Secang dan masing-masing satu dari Sawangan, Tempuran, Dukun dan Bandongan,” ujarnya.

Dengan pembaharuan data PDP tersebut, lanjut Nanda, maka jumlah PDP saat ini ada sembilan orang dan jumlah kumulatif PDP pulang membaik sebanyak 472 orang.

Sedangkan untuk ODP, pada 27 September 2020, tidak ada kasus atau bisa disebut zero kasus ODP. Sementara jumlah kasus meninggal, lanjut Nanda, hingga hari ini berjumlah 76 kasus.

”Dengan keterangan meninggal dunia dalam status PDP sebanyak 62 orang dan status positif berjumlah 14 orang,” pungkasnya. (bsn/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: