Soal Perang Hamas vs Israel, Negara Arab Saudi Angkat Bicara
- calendar_month Sel, 10 Okt 2023

Bendera Kerajaan Arab Saudi
BNews-NASIONAL– Arab Saudi mengungkapkan pandangannya terhadap eskalasi konflik antara Hamas, faksi Palestina, dan Israel. Negara tersebut mengatakan bahwa mereka terus memantau perkembangan situasi dengan seksama antara kedua belah pihak.
Melalui Kementerian Luar Negeri, pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa situasi saat ini sangat mengkhawatirkan dan belum pernah terjadi sebelumnya. Tingkat kekerasan yang tinggi terjadi di berbagai front di wilayah tersebut.
“Kerajaan Arab Saudi mendesak agar eskalasi antara kedua belah pihak dihentikan segera, perlindungan warga sipil dijamin, dan pengendalian diri dilakukan,” demikian pernyataan resmi yang dikutip dari Al Arabia, pada hari Senin (9/10/2023).
“Kerajaan Arab Saudi juga ingin mengingatkan kembali bahwa situasi berbahaya saat ini adalah hasil dari pendudukan yang terus berlanjut oleh Israel, perampasan hak-hak sah rakyat Palestina, dan provokasi sistematis,” tambah pernyataan Arab Saudi.
Arab Saudi juga meminta agar komunitas internasional bertanggung jawab bersama dan mengaktifkan proses perdamaian antara Palestina dan Israel. Langkah ini diambil untuk mendorong terwujudnya solusi dua negara yang dapat mencapai keamanan dan perdamaian di wilayah tersebut.
Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, juga telah menyuarakan hal yang sama sebelumnya. Ia mendesak agar eskalasi kekerasan dihentikan setelah terjadinya serangan tiba-tiba dari Hamas Palestina terhadap Israel.
Komunikasi ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, melakukan telepon dengan Pangeran Faisal bin Farhan. Mereka membahas tentang bahaya eskalasi militer yang terus berlanjut dan pentingnya mencari cara untuk meredakan ketegangan.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Israel melancarkan serangan terhadap daerah Gaza yang dikuasai Palestina pada hari Minggu, sebagai respons terhadap serangan Hamas pada hari Sabtu. Serangan udara Israel menghantam blok perumahan, terowongan, masjid, dan rumah-rumah pejabat Hamas di Gaza.
Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa 400 warga Gaza tewas, termasuk 20 anak-anak. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sendiri telah mengumumkan akan melakukan balas dendam yang besar. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 5



Saat ini belum ada komentar