4000 Orang Mudik ke Magelang, Paling Banyak Secang Lalu…..

BNews—SECANG— Gelombang pemudik ke Kabupaten Magelang terus bertambah. Hingga akhir pekan ini tercatat 4.320 pemudik yang sudah pulang hingga Kabupaten Magelang.

Mayoritas pemudik ini pulang dari zona merah di kawasan Jabodetabek. “Dari Jabodetabek ada sekitar 1342 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, kemarin.

Kemudian, kata dia sisanya dari Bandung, Jawa Timur dan Kalimantan. “Mereka menyebar ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Magelang,” kata dia.

Menurut Nanda, angka tersebut dicatat oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang sejak 28 Maret 2020 hingga saat ini. Jumlah tujuan pemudik paling banyak ada di Keccamatan Secang.

“Tujuan terbanyak Kecamatan Secang 1053 orang. Kemudian, Muntilan 1.050 orang. Selanjutnya Salaman 345 orang, Grabag 241 orang,” kata dia.

Selain empat kecamatan itu, pemudik tersebar merata disetiap kecamatan dengan jumlah ratusan. Kemudian tanggal 31 Maret dan 8 April 2020 juga ada 293 pemudik dari sebuah pondok pesantren di Jawa Timur,” sebut Nanda dalam keterangan pers yang diterima Minggu (10/5/2020).

Saat tiba di Kabupaten Magelang, para pemudik diperiksa kesehatan dan diminta untuk lapor ke satgas desa dan petugas kesehatan. Mereka juga diminta untuk mengisolasi diri selama beberapa hari. 

Sementara itu, pasien yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona mencapai 30 orang. Sebanyak 13 orang menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan ketat petugas kesehatan dibantu satgas kecamatan dan desa. 

“Sedang sisanya sebanyak 17 orang. Menjalani perawatan disejumlah rumah sakit. Meliputi RSUD Tidar, RST Soedjono, RSJ Soerojo dan RSUD Muntilan,” ungkapnya.

Selanjutnya untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan menjadi 24 orang. Mereka berasal dari Kecamatan Muntilan, Tegalrejo, Dukun dan Kecamatan Secang.  “Ada tiga PDP yang membaik atau sembuh. Mereka berasal dari kecamatan Candimulyo, Secang dan Borobudur. Sehingga total PDP yang sembuh hingga saat ini, ada 106 orang,” katanya.

Kemudian total Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada penambahan 10 ODP. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: