Waspada Karhutla! Polresta Magelang Siagakan 200 Personel di Lereng Merapi
- calendar_month Rab, 12 Agu 2026

Kapolresta Magelang Pimpin Apel Siaga Karhutla di Lereng Merapi, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran
BNews—MAGELANG— Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, S.I.K. memimpin Apel Siaga Karhutla Kecamatan Srumbung Tahun 2026 di Obyek Wisata Alam Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB tersebut diikuti sekitar 200 peserta. Mereka terdiri dari unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Balai TNGM, relawan, pengelola wisata, serta masyarakat.
Dalam apel tersebut, Kapolresta Magelang bertindak sebagai pembina apel, sedangkan Komandan Apel dijabat Kanit Binmas Polsek Srumbung Ipda Arif Kurniawan.
Dalam amanatnya, Kapolresta Magelang menegaskan bahwa kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi mengering meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, termasuk di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.
“Beberapa waktu terakhir kejadian kebakaran hutan dan lahan terjadi di berbagai wilayah. Kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi menjadi kering tentunya meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, termasuk di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi,” ujar Edy Bagus.
Menurutnya, kawasan Taman Nasional Gunung Merapi memiliki fungsi penting bagi lingkungan. Kawasan tersebut menyimpan vegetasi, ekosistem, serta keanekaragaman hayati yang harus dijaga secara bersama-sama.
Kapolresta juga mengingatkan sejumlah potensi penyebab karhutla. Di antaranya pembukaan lahan dengan cara membakar, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan hutan, hingga aktivitas wisatawan yang dapat memunculkan sumber api apabila tidak dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen, baik TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Balai TNGM, relawan, masyarakat maupun pengelola wisata, untuk berkomitmen dan bersinergi dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Ia berharap Apel Siaga Karhutla tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kesiapsiagaan, koordinasi, serta kepedulian seluruh pihak dalam menjaga kawasan Gunung Merapi.
“Jangan sampai kita hanya bergerak ketika kebakaran sudah terjadi. Pencegahan dan kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” lanjutnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyiraman tanaman, pengecekan menara satwa dan tandon penampungan air, serta pemasangan banner imbauan antisipasi karhutla di kawasan TNGM.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi PTN Wilayah I Balai TNGM Sutris Haryanto, S.H., Plt. Kabagops Polresta Magelang AKP Gembong Ardianto, S.H., Kasat Reskrim Kompol La Ode Arwan Syah, S.I.K., M.I.K., Kasat Intelkam Kompol R. Sudarto, S.H., Kasat Narkoba AKP Tri Widaryanto, S.H., M.H., Kasat Samapta AKP Suyanto, S.H., M.M., Kapolsek Srumbung AKP Suswanto, Danramil 16 Srumbung Kapten CAJ Budi Krismanto, Camat Srumbung Budi Riyanto, S.Sos., Kepala Puskesmas Srumbung dr. Satoto, sejumlah kepala desa beserta OPRB, serta Paguyuban Merapi Hijau.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Magelang bersama seluruh pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah pencegahan karhutla, khususnya di kawasan Gunung Merapi selama musim kemarau.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di kawasan hutan maupun lingkungan sekitarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar