Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 9 Orang Meninggal Dunia Setelah Odong-Odong yang Dinaikinya Ketabrak Kereta Api

9 Orang Meninggal Dunia Setelah Odong-Odong yang Dinaikinya Ketabrak Kereta Api

  • calendar_month Kam, 28 Jul 2022

BNews–NASIONAL-– Selasa (26/7/22) Puluhan warga Lingkungan Cibetik RT 10 RW 03, Kelurahan Walantaka, Kota Serang memadati halaman Masjid Baitussurub Cibetik. Mereka menunggu kedatangan sembilan jenazah korban kecelakaan odong-odong untuk disalatkan.

Terlihat di lokasi, tampak iring-iringan 9 mobil ambulans yang membawa 9 jenazah tiba di Masjid Baitussurub sekira pukul 19.03 WIB. Di kaca bagian depan mobil terpasang kertas putih dengan nama-nama jenazah.

Suara tahlil terdengar nyaring menyambut kedatangan sembilan jenazah korban laka lantas tersebut. Begitu para jenazah tiba, isak tangis dari keluarga tidak terbendung.

Perwakilan keluarga langsung menghampiri mobil ambulans yang tiba. Kesembilan jasad langsung disalatkan dan nantinya dibawa kembali dengan menggunakan ambulans untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cibetik.

“Para jenazah akan disalatkan dulu nantinya akan dibawa dengan mobil ambulans lagi untuk dimakamkan,” kata salah satu pengurus masjid dalam pengumumannya.

Salat jenazah selesai pukul 20.17 WIB. Sembilan jenazah langsung dibawa kembali menggunakan mobil ambulans untuk dimakamkan di TPU Cibetik, Pengampelan Walantaka, Kota Serang.

Delapan liang kubur pun sudah dipersiapkan di TPU. Haji Asman selaku warga setempat mengatakan jenazah atas nama Saptanis dan Atiah yang berusia 2 tahun.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Semua dimakamkan langsung. Sudah disiapkan ada 8 lubang, 1 lubang isi ibu dan anak bu Saptanis,” kata Asman.

Sebelumnya dikabarkan, Sebanyak 9 orang tewas akibat kecelakaan odong-odong tertabrak kereta api di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten. Selain orang dewasa, ada anak-anak menjadi korban jiwa dalam kecelakaan itu.

“Informasi awal korban ada 9, ada anak-anak dan dewasa,” kata Kapolsek Kragilan Kompol Yudi Wahyu di lokasi, Selasa (26/7/2022).

Korban tewas dibawa ke RSDP Serang. Sedangkan korban yang mengalami luka-luka dibawa ke puskesmas terdekat di Kecamatan Kragilan.

Berdasarkan keterangan dari sopir odong-odong, total ada 20 orang yang menaiki odong-odong tersebut. Ada dua rombongan odong-odong dari arah Walantaka menuju Kragilan.

“Keterangan sopir saya tanya 20 orang,” ujarnya.

Sopir odong-odong saat ini masih diamankan di kantor polisi. Polisi masih mendata jumlah korban jiwa akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tersebut.

Salah satu warga bernama Wisnu menginformasikan kejadian di kampung Toplas di pintu rel kereta pukul 11.00 WIB. Odong-odong membawa anak-anak, termasuk warga.

“Kejadian jam 11, ada korban jiwa, ” kata Wisnu kepada detikcom dikonfirmasi, Selasa (26/7).

Dia melihat ada korban yang dibawa ambulans. Ada korban tapi tidak bisa dipastikan jumlahnya.

“Tadi ada ambulans Kabupaten Serang,” ujarnya.

Saat ini warga, katanya, juga masih berkumpul di lokasi. Odong-odong sendiri belum dievakuasi karena belum ada petugas. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less