Pemkab Magelang Gelar Rakor, Sukseskan Pemilu 2024
- calendar_month Sab, 3 Feb 2024

PJ Bupati Magelang pimpin rakor bersama untuk sukseskan Pemilu 2024
BNews-MAGELANG– Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan jajaran Forkompimda; KPU, dan Bawaslu Kabupaten Magelang dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.
Rakor ini bertujuan agar Pemilu berjalan dengan baik dan sukses serta memenuhi asas umum, bebas, rahasia, jujur, adil; aman, dan kondusif. Acara ini dilaksanakan di Gedung Pertemuan PDAM Tirta Gemilang, Kota Mungkid pada hari Jumat (2/2/2024).
Pj Bupati Magelang, Sepyo Achanto, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pemilu merupakan proses pembelajaran; yang penting dalam membangun kedewasaan bangsa.
Pemilu yang baik adalah pemilu yang diselenggarakan sesuai dengan nilai-nilai demokrasi, yang juga tercermin; dalam Pancasila, dimana Indonesia sebagai negara yang sangat menghargai demokrasi.
“Saya yakin bahwa semua yang hadir di sini akan setuju bahwa Pemilu yang damai merupakan sebuah pekerjaan besar; yang membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa. Pemerintah sendiri berkomitmen untuk menjaga kondusivitas; dan keamanan selama pelaksanaan Pemilu,” kata Sepyo Achanto.
Sepyo Achanto menjelaskan lebih lanjut bahwa Pemilu yang damai bukan sekadar slogan, tetapi merupakan; upaya untuk menciptakan atmosfer yang kondusif selama seluruh tahapan Pemilu dan menjaga perdamaian. Hal ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam mensukseskan Pemilu yang akan dilaksanakan; pada tanggal 14 Februari 2024. Dalam beberapa hari terakhir, diharapkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya; di wilayah Kabupaten Magelang dapat mencapai lebih dari 80 persen.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Untuk itu, kami berharap kepada Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa, Lurah, dan pemangku; kepentingan lain yang hadir agar memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak politiknya,” ujar Sepyo Achanto.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Magelang, Gunawan Yudi Nugroho, menyampaikan; bahwa koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, penyelenggara Pemilu; dan komponen lainnya perlu ditingkatkan dalam rangka mensukseskan Pemilu yang demokratis, jujur, adil, aman, dan bermartabat di Kabupaten Magelang.
Rakor ini dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang, KPU, Bawaslu, OPD, 21 Camat se-Kabupaten Magelang; beserta 367 Kepala Desa, dan 5 orang Lurah. Mereka merupakan unsur garda terdepan dalam menciptakan suasana kondusif selama Pemilu di Kabupaten Magelang.
Setelah Rakor, Pj. Bupati Magelang beserta Forkopimda, KPU, Bawaslu, dan beberapa pendamping lainnya; melakukan peninjauan lokasi logistik Pemilu. Lokasi yang ditinjau berada di tiga titik, yaitu GOR Gemilang, Gedung TEA Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan, dan Gudang Tembakau Desa Keji Kecamatan Muntilan.
Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afifudin, mengatakan bahwa seluruh tahapan Pemilu saat ini sudah dikelola; dengan menggunakan sistem informasi. Hal ini mencakup sistem informasi partai politik, daftar pemilih, logistik, dan sistem rekapitulasi yang baru.
Tahapan logistik saat ini masih dalam proses packing dan hampir selesai. Beberapa hal yang masih kurang; sedang diajukan melalui sistem informasi logistik dan akan segera terpenuhi.
“Kami berharap mendapat dukungan dan support dari semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Magelang; untuk memastikan pemungutan dan perhitungan suara hingga rekapitulasi berjalan dengan baik di Kabupaten Magelang,” harapnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menjelaskan bahwa selama pemungutan suara; terdapat potensi kerawanan di Kabupaten Magelang, seperti politik uang dan surat suara yang tidak ditandatangani oleh KPPS.
Bawaslu Kabupaten Magelang telah memetakan dan mengetahui potensi kerawanan ini. Mereka telah menyusun; peta kerawanan di setiap TPS. Bawaslu Kabupaten Magelang memiliki sumber daya manusia yang cukup, termasuk Komisioner Bawaslu Kabupaten Magelang beserta 5 personel, 63 personel Panwascam, 372 personel Panwasdesa dan kelurahan, serta pengawas TPS sebanyak 4.470 orang. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar