Ribuan Umat Buddha Jalani Puja Yatra dari Candi Mendut ke Borobudur
- calendar_month Ming, 26 Jul 2026

Ribuan umat Buddha menjalani prosesi Puja Yatra dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang pada Minggu (26/7/2026) siang WIB. (foto: mta)
BNews–MAGELANG– Ribuan umat Buddha menjalani prosesi Puja Yatra dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang pada Minggu (26/7/2026). Prosesi jalan kaki ini menjadi rangkaian kegiatan Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) serta perayaan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 yang telah berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (24/7/2026).
Sebelum melangsungkan jalan meditasi sejauh beberapa kilometer tersebut, para peserta terlebih dahulu melaksanakan puja bakti di Candi Mendut.
Humas dan Media Massa Panitia ITC, Totok Tejamano, menjelaskan bahwa Puja Yatra merupakan prosesi jalan meditatif. Sebagai bentuk penghormatan (puja) kepada Tiratana (Buddha, Dhamma, dan Sangha).
“Sepanjang perjalanan, umat tidak sekadar berjalan kaki, melainkan merenungkan kualitas Buddha, Dhamma, dan Sangha (Buddhānussati, Dhammānussati, Sanghānussati) sambil melafalkan doa atau parita,” jelas Totok, Minggu (26/7/2026).
Dalam kirab ini, terdapat empat kereta utama yang diarak yakni Kereta Tugu Asoka, Kereta Kitab Suci Tipitaka, Kereta Roda Dhamma, dan Kereta Mahadhatu.
Totok menyebut bahwa puncak acaranya yakni Puja Bakti Agung Asadha (Asalha Mahapuja). Digelar di Taman Lumbini, kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Minggu (26/7/2026) sore WIB.
IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Asalha Mahapuja adalah perayaan hari besar agama Buddha kedua setelah Waisak. Asalha atau dikenal juga dengan hari raya Asalha memperingati pertama kalinya Sang Buddha Gautama membabarkan ajaran-Nya. Di Taman Rusa Isipatana di Benares India pada bulan purnama bulan Asalha 26 abad yang lampau.
Pada kesempatan ini, Sang Buddha membabarkan khotbah Dhammacakkapavatana Sutta (Khotbah pemutaran roda Dharma) yang mengulas pokok ajaran Buddha Empat Kesunyataan Mulia (Cattari Ariya Saccani) yakni dukkha, sebab dukkha, lenyapnya dukkha dan jalan menuju lenyapnya dukkha.
Totok menambahkan, peringatan Hari Raya Asadha ini sejatinya jatuh pada Rabu (29/7/2026) mendatang.
Masa perayaan tahun ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan momentum 50 tahun Sangha Theravada Indonesia.
Ribuan peserta yang hadir berasal dari pelbagai wilayah Jakarta Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, hingga daerah di luar Jawa.
Salah satu peserta asal Bekasi, Michael Limawan, mengaku ini merupakan kali keempat dirinya mengikuti gelaran ITC dan Asalha Mahapuja di Borobudur.
“Ini momen tahunan yang sangat berharga. Sebagai umat awam, di acara ITC kita bisa mengulang pembacaan kitab suci Sutta yang jarang dilakukan sehari-hari. Apalagi tahun ini bertepatan dengan 50 tahun Sangha Theravada Indonesia,” ungkap Michael. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar