Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ada Pemalakan Wisatawan di Borobudur, Komunitas Wisata Magelang Turun Tangan

Ada Pemalakan Wisatawan di Borobudur, Komunitas Wisata Magelang Turun Tangan

  • calendar_month Jum, 4 Mar 2022

BNews–MAGELANG-– Aksi tidak menyenangkan terjadi di kawasan wisata Borobudur Kabupaten Magelang. Bahwa terdapat aksi pemalakan kepada wisatawan pada awal Maret 2022 lalu.

Oleh karena itu, Komunitas Pegiat Wisata Pesona Magelang melakukan respon cepat terhadap aksi yang terjadi pada Selasa 1 Maret 2022 lalu.

Untuk diketahui, aksi tidak terpuji tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang kesehariannya sebagai calo menawarkan jasa mengantar wisatawan.

“Kami setelah mendapatkan informasi tersebut kemudian kami koordinasi dengan Polsek Borobudur, dan Tanker Borobudur. Sehingga dapat kami temukan oknumnya,” kata Ketua Pesona Magelang, Kirno Prasojo (3/3/2022).

Menurutnya, bahwa  oknum tersebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Namun karena menurut kepolisian karena belum terdapat indikasi tindak pidana, maka kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

“Walaupun kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan, namun oknum tersebut tetap kita berikan pembinaan dengan tegas,” lanjutnya.

Kirno juga mengungkapkan bahwa  jika pada dasarnya terdapat sekelompok orang di Wilayah Borobudur yang sering menawarkan jasa antar kepada wisatawan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Hal itu menurutnya, akan dapat memberikan pelayanan kepada wisatawan yang membutuhkan bantuan, ketika dilakukan secara baik dan profesional.

“Tentu akan kami berikan pembinaan kepada mereka, supaya niat mereka mencari nafkah dengan membantu wisatawan dapat dilakukan dengan baik dan profesional. Sehingga wisatawan tetap merasa nyaman,” imbuhnya yang juga selaku Ketua Tanker Borobudur.

Kirno berharap kepada wisatawan yang hendak berkunjung ke Wilayah Borobudur agar dapat mencari informasi kepada pihak yang tepat seperti Tourist Information Center (TIC) Borobudur, Kepolisian Pariwisata atau petugas keamanan setempat.

Sementara, Ketua Forum Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Magelang, Edward Alfian mengecam keras aksi tidak terpuji tersebut.

Menurutnya, tindakan tidak terpuji oleh oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut justru akan merugikan masyarakat pemberi jasa antar wisatawan yang sudah melakukan tugasnya dengan baik dan profesional.

” Kami mengucapkan terimakasih kepada Pesona Magelang, Kepolisian dan Komunitas lokal yang ada di Borobudur, yang sudah secara cepat merespon peristiwa ini,” katanya.

Dirinya berharap peristiwa tersebut, kedepan tidak terjadi lagi di dunia pariwisata terutama di Kawasan Borobudur sehingga wisatawan akan merasa nyaman dalam kegiatan berwisata.

” Tentunya untuk pemberi jasa antar wisatawan kami berharap ada pembinaan dan pendampingan terhadap mereka. Selain itu kami juga minta masyarakat sekitar lebih peduli terhadap peristiwa ini,” lanjutnya.

Menurut Edward, ketika kepedulian masyarakat untuk menciptakan suasana nyaman dan an kepada wisatawan sudah terbentuk, maka peristiwa tersebut dapat dihindari.

” Kami akan segera lakukan koordinasi kembali bersama dengan stakeholder terkait, untuk dapat mengantisipasi hal ini. Kami harap ini yang terakhir dan berwisata di Kabupaten Magelang khususnya Wilayah Borobudur aman bagi wisatawan,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (1)

  • Mawardi

    Bikin citra pariwisata di borobudur jadi buruk,,
    Juga menimbulkan kemacetan,,secepatnya di bubarkan jangan ada calo” seperti itu…

    Balas4 Maret 2022 18:15

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less