Adaptasi Kebiasaan Baru, Hajatan di Kota Magelang Harus Seizin Wali Kota

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang resmi memberlakukan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 30 Tahun 2020. Tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kota Magelang.

Perwal ini memuat berbagai aturan guna menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya yakni bagi warga Kota Magelang yang akan menggelar hajatan, harus membatasi tamu undangan dan menggelar simulasi terlebih dahulu.

”Setelah era adaptasi kebiasaan baru, kegiatan masyarakat kita batasi guna menekan penyebaran Covid-19,” kata Sekretaris Kota Magelang, Joko Budiyono, Senin (31/8/2020). Dikutip dari Detik.com.

Dalam perwal tersebut, kata joko, jumlah undangan tidak boleh lebih dari 30 persen dari kapasitas daya tampung ruangan atau tempat hajatan yang ada. ”Maksimal 30 persen dari daya tampung, baik itu indoor maupun outdoor,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sebelum acara berlangsung, pemangku hajatan harus mengajukan izin kepada Wali Kota Magelang melalui aparat kecamatan dan kelurahan masing-masing. Untuk pengajuan izin dilakukan 10 hari sebelum hari H hajatan.

Kemudian, pemilik hajatan juga harus mengadakan simulasi acara. ”Pemangku hajat sebelumnya harus mengadakan simulasi minimal satu kali,” tutur Joko.

Dalam perwal tersebut juga dijelaskan untuk menerapkan protokol kesehatan pencegah Covid-19 baik di tempat kerja, tempat dan fasilitas umum. Melalui pemakaian masker, cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, penerapan jaga jarak fisik, penerapan etika batuk dan pernafasan, menyediakan fasilitas cuci tangan, melakukan disinfektasi berkala dan hindari kerumunan. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: