Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » “Pesantrenku Aman, Belajarku Nyaman”, 195 Santri Al Hidayat Salaman Dibekali Edukasi Remaja

“Pesantrenku Aman, Belajarku Nyaman”, 195 Santri Al Hidayat Salaman Dibekali Edukasi Remaja

  • calendar_month 12 menit yang lalu

BNews—MAGELANG— SMP Tahfidz-Pesantren Al Hidayat Salaman, Kabupaten Magelang, menggelar Seminar Tarbiyah Jinsiyah bertajuk “Pesantrenku Aman, Belajarku Nyaman” pada Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memberikan edukasi yang tepat kepada para siswa mengenai masa remaja, seksualitas, batasan pergaulan, serta pentingnya membangun lingkungan pesantren yang aman.

Seminar tersebut dilaksanakan di Gedung SMP Tahfidz Al Hidayat Salaman dengan berkolaborasi bersama Nawaning Nusantara dan JPPPM Muda Magelang.

Kegiatan ini menjadi perhatian penting karena masa remaja merupakan fase pertumbuhan yang ditandai dengan berbagai perubahan, baik secara fisik, emosional maupun cara berpikir.

Kepala Sekolah SMP Tahfidz-Pesantren Al Hidayat Salaman, Ulya Izzati, S. Ud., M. Pd., mengatakan para peserta didik membutuhkan pendampingan serta informasi yang benar agar tidak memperoleh pemahaman dari sumber yang keliru.

“Jangan sampai para siswa atau santri mendapatkan pemahaman dari sumber yang tidak tepat”, kata Ibu Ulya Izzati, S. Ud., M. Pd., dalam sambutannya sebagai Kepala Sekolah.

Menurut pihak sekolah, edukasi mengenai seksualitas remaja menjadi bagian penting dalam proses pendampingan peserta didik. Selain memberikan pemahaman, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun sistem pesantren yang aman dari berbagai bentuk kekerasan seksual.

195 Siswa Ikuti Seminar Tarbiyah Jinsiyah

Seminar Tarbiyah Jinsiyah diikuti sebanyak 195 siswa dan siswi. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui paparan materi, diskusi kelompok hingga presentasi.

Materi dipandu oleh Ning Nabilah Munsyarihah, M.A., sebagai narasumber. Sementara Ning Sulma Safinatus Sholihah, S.E., Ning Naili dan Ning Fatima bertugas sebagai fasilitator.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan bintang tamu dari Nagoya University Jepang, Mr. Shingxi Li. Kehadirannya turut memberikan perspektif dalam kegiatan edukasi yang memiliki keterkaitan dengan isu penelitian yang sedang dilakukannya.

Dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, para siswa diberikan ruang untuk berdiskusi serta menyampaikan pemahaman mereka.

Pihak sekolah berharap peserta dapat terbuka dalam memperoleh pengetahuan mengenai dirinya, namun tetap berada dalam koridor adab dan syariat.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISNI (KLIK)

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami dirinya secara utuh, menjaga kehormatan, memahami batasan dalam pergaulan, bertanggung jawab serta mampu mengambil keputusan yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan akhlak mulia.

Pesantren Aman Jadi Perhatian

Pengasuh Pesantren Al Hidayat Salaman, Nyai Sintho’ Nabilah, turut menyampaikan harapannya agar pendidikan karakter dan pendampingan terhadap proses tumbuh kembang santri dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya guru dan pengurus pesantren, tetapi juga wali santri, masyarakat hingga negara.

Nyai Sintho’ Nabilah menekankan pentingnya keberlanjutan pendidikan karakter dan pendampingan tumbuh kembang santri agar mereka dapat berkembang secara sehat, memiliki karakter kuat serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa remaja.

Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan dapat membuat santri memperoleh informasi yang tepat sekaligus memiliki kemampuan untuk menjaga diri dan kehormatannya.

Ditutup Yel-Yel “Pesantren AMAN”

Seminar Tarbiyah Jinsiyah di SMP Tahfidz-Pesantren Al Hidayat Salaman ditutup dengan yel-yel bersama yang membawa pesan tentang komitmen menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan nyaman.

“Pesantren AMAN, A-man tempatnya, M-ulia akhlaknya, A-syik belajarnya, N-yaman santrinya.”

Semangat tersebut kemudian ditegaskan melalui slogan “Al Hidayat Menjaga Amanah, Merawat Masa Depan.”

Melalui kegiatan ini, SMP Tahfidz-Pesantren Al Hidayat Salaman berharap edukasi dan pendampingan terhadap santri dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, berkarakter dan mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less