Akhirnya! Pelajar di Magelang Bisa Naik Angkutan Gratis ke Sekolah, Ini Rutenya
- calendar_month Rab, 16 Jul 2025

Angkutan Pelajar Gratis Kabupaten Magelang
BNews–MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang kini menyediakan layanan Angkutan Pelajar Aman (APA) secara gratis bagi para pelajar di wilayahnya.
Layanan ini ditujukan untuk mengatasi permasalahan transportasi yang kerap menjadi penyebab anak putus sekolah.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan program APA diluncurkan dalam rangka menciptakan kesetaraan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak di daerah terpencil.
“Program ini merupakan bentuk nyata komitmen kami, untuk menjawab tantangan rendahnya akses pendidikan di desa-desa. Dengan memanfaatkan angkutan pedesaan yang sudah ada, kami berharap tidak ada lagi anak yang putus sekolah hanya karena kesulitan transportasi,” ujar Grengseng, Selasa (15/7/2025).
Peluncuran program ini dilakukan dalam acara Festival Doland yang digelar di Area Marga Utama Candi Borobudur pada Sabtu (12/7/2025).
Grengseng menegaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tinggi; di wilayah pedesaan dan terdampak kemiskinan ekstrem.
Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat; serta langkah konkret untuk mewujudkan visi Magelang Anyar Gress (Aman, Nyaman, Religius, Unggul dan Sejahtera).
CEK BERITA LENGKAP LAINNYA DISINI (KLIK)
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Mashadi, menyatakan bahwa operasional layanan angkutan gratis dimulai bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah, yaitu Senin (14/7/2025).
Pada tahap awal, layanan APA akan menjangkau tiga rute prioritas, yaitu Muntilan-Mungkid-Sawangan, Tegalrejo-Sorobayan-Sidomulyo-Pakis, dan Kota Magelang-Bandongan-Kaliangkrik.
Pemilihan rute tersebut didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu tingginya angka ATS, tingkat kemiskinan ekstrem, serta ketersediaan angkutan pedesaan aktif di wilayah tersebut.
Setiap rute akan dilayani oleh lima unit kendaraan yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang.
“Program APA dijalankan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan koperasi angkutan pedesaan dengan sistem sewa harian,” kata Mashadi.
Setiap kendaraan akan beroperasi dua kali dalam sehari, yakni pagi hari pukul 05.30–07.00 WIB untuk mengantar pelajar ke sekolah dan siang pukul 13.00–14.30 WIB untuk menjemput mereka pulang.
Di luar waktu operasional tersebut, pengemudi diperbolehkan melayani penumpang umum.
“Dishub Kabupaten Magelang telah menetapkan indeks sewa Rp152.250 per unit per hari. Pembayaran dilakukan setiap Jumat, setelah pengemudi melaporkan aktivitas selama Senin-Kamis,” lanjut Mashadi.
Menurut Mashadi, selain sebagai solusi transportasi pelajar, program ini juga memberikan peluang peningkatan pendapatan bagi sopir angkutan yang selama ini kekurangan penumpang.
Program APA akan melalui tahap uji coba selama 35 hari sekolah yang berlangsung dari 14 Juli hingga 30 Agustus 2025.
Hasil evaluasi selama masa uji coba tersebut akan menjadi dasar untuk ekspansi rute pada masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten Magelang menargetkan perluasan trayek secara bertahap, yaitu menjadi sembilan trayek pada September 2025, enam belas trayek pada 2026, dua puluh satu trayek pada 2027, dan dua puluh sembilan trayek pada 2029.
Dengan hadirnya program APA, Pemkab Magelang berharap dapat menurunkan angka ATS sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan transportasi pedesaan secara optimal. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar