Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Sepekan, Jejak Terakhir Terlacak di Magelang
- calendar_month Sel, 16 Jun 2026

Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius!
BNews-MAGELANG – Keberadaan mantan kiper Timnas Indonesia U-23, Nuri Agus Wibowo, hingga kini masih menjadi misteri. Pemain asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, itu dilaporkan hilang sejak Senin (8/6/2026) dan belum diketahui keberadaannya hingga lebih dari sepekan.
Keluarga terus berupaya melakukan pencarian. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, jejak terakhir Nuri diketahui berada di wilayah Kabupaten Magelang sebelum akhirnya tidak dapat dilacak lagi.
Nuri yang terakhir memperkuat Persiku Kudus diketahui tinggal seorang diri di rumahnya di Kabupaten Karanganyar. Kepergiannya pertama kali diketahui setelah seorang teman menghubungi kakak kandungnya, Barep Wahyudi, dan menyampaikan bahwa Nuri tidak berada di rumah pada Senin siang.
Saat dilakukan pengecekan, keluarga mendapati telepon genggam milik Nuri masih tertinggal di rumah. Barep kemudian memeriksa rekaman CCTV dan menemukan adiknya meninggalkan rumah menggunakan jasa ojek online sekitar pukul 09.30 WIB.
Setelah ditunggu hingga malam hari, Nuri tidak kunjung kembali. Keluarga kemudian mulai melakukan pencarian dengan menelusuri jejak perjalanan yang dilakukannya.
Sempat Terlacak ke Parakan Temanggung
Dari hasil penelusuran, diketahui Nuri turun dari ojek online di kawasan Purwosari, Kota Solo. Barep sempat mencari keberadaan adiknya ke sejumlah penginapan di sekitar lokasi tersebut, namun tidak menemukan hasil.
Pencarian kemudian mengarah ke agen travel yang berada di sekitar lokasi terakhir Nuri turun. Dari sana diketahui bahwa Nuri melakukan perjalanan ke wilayah Temanggung menggunakan travel pada Selasa (10/6/2026).
“Nuri naik travel ke Parakan Temanggung,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/6/2026).
Mendapat informasi tersebut, Barep langsung menghubungi sejumlah rekan sesama insan sepak bola di Temanggung untuk membantu melakukan pencarian.
Dari informasi yang diperoleh, Nuri diketahui turun sebelum kendaraan travel mencapai titik tujuan akhir. Selanjutnya, ia disebut sempat tinggal selama dua hari di rumah seorang teman yang pernah satu klub dengannya.
Teman tersebut diketahui sedang menjalani proses terapi pemulihan cedera. Nuri kemudian ikut menemaninya menuju lokasi terapi di wilayah Kabupaten Magelang.
Kehilangan Jejak di Magelang
Menurut keterangan keluarga, saat perjalanan menuju lokasi terapi di Magelang, Nuri meminta turun sebelum sampai di tempat tujuan.
Temannya kemudian menurunkan Nuri dan berencana menjemput kembali setelah selesai menjalani terapi. Namun saat kembali ke lokasi yang telah disepakati, Nuri sudah tidak berada di tempat tersebut.
Karena tidak membawa telepon genggam, upaya pelacakan menjadi semakin sulit dilakukan.
“Aku kelangan jejak di Magelang,” ucapnya.
Barep mengaku telah meminta bantuan rekan-rekannya di wilayah Magelang untuk ikut membantu mencari keberadaan sang adik.
“Saya berharap (Nuri) bisa kembali ke rumah dengan selamat,” ungkapnya.
Diduga Membawa Uang Tunai Rp10 Juta
Keluarga juga mengungkapkan bahwa saat meninggalkan rumah, Nuri diduga membawa uang tunai sekitar Rp10 juta. Hal itu membuat Barep memiliki firasat bahwa adiknya memang berencana bepergian ke luar kota.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Saya cari di sekitar Purwosari, ke travel, ke hotel, ditempat-tempat nongkrong juga tidak ada, kemudian saya cari cek di Travel, karena saya feeling dia pergi ke luar kota, dia pergi tidak bawa hp dan bawa uang tunai Rp 10 juta,” kata dia.
Pencarian sempat menemukan petunjuk baru ketika Nuri diketahui berada di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Magelang. Namun setelah berpisah dengan temannya, keberadaan mantan penjaga gawang Persiku Kudus itu kembali tidak diketahui.
“Terakhir dituruni temannya di Mall Magelang, karena temannya juga mau terapi, dia minta ditinggal saja, nanti setelah selesai terapi dijemput lagi, eh, malah dia gak ada di sana,” ungkapnya.
Diduga Terpukul Akibat Cedera
Keluarga menduga kondisi psikologis Nuri terganggu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas sekitar satu bulan sebelum menghilang.
Dalam kecelakaan tersebut, Nuri mengalami cedera serius pada kaki kiri. Ia harus menjalani operasi dan proses pemulihan yang cukup panjang.
Saat menjalani kontrol pascaoperasi, dokter menyarankan agar Nuri menghentikan sementara aktivitas sepak bola selama empat hingga lima bulan. Kondisi itu disebut menjadi pukulan berat karena sepak bola merupakan profesi sekaligus sumber penghasilannya.
“Cerita awal pertamanya dia habis kecelakaan sebulan yang lalu. Ditabrak sama motor, kakinya patah jari kirinya patah dan ototnya putus dari situ operasi, kemudian kontrol, nah kontrol itu, dokternya itu bilang untuk menepi dulu sekira 4-5 bulan, dia langsung down, karena kaki buat cari nafkah, tapi disuruh istirahat,” kata dia.
Sebagai kakak, Barep mengaku terus memberikan dukungan agar adiknya tetap semangat menjalani masa pemulihan.
“Saya sempat menguatkan dia, ‘sabar le, jenenge alangan, nek manganmu apik Nutrisimu apik ya penyembuhan lebih cepet dari prediksi dokter,’tak gituin (sabar dek, namanya musibah, kalau makanmu bagus nutrisimu bagus ya penyembuhannya lebih cepat dari prediksi dokter, saya gitukan),” ujar dia.
Meski demikian, kondisi mental Nuri disebut semakin menurun setelah mengetahui dirinya harus menepi cukup lama dari dunia sepak bola.
“Saya mencoba menyemati dia, ‘halah rasah dipikir-pikir Abot-abot (jangan dipikirkan berat) digerakan pelan-pelan,’ tapi saat mau mendekati kesembuhannya, dia malah hilang,” tutur dia.
Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Hingga saat ini keluarga masih berharap ada informasi baru mengenai keberadaan Nuri Agus Wibowo. Mereka meminta bantuan masyarakat, khususnya rekan-rekan di dunia sepak bola, apabila melihat atau mengetahui keberadaan Nuri agar segera menghubungi keluarga.
“Saya minta tolong kepada siapapun, apabila berpapasan untuk ditahan dulu, dan bisa menghubungi saya dan sampai saat masih nunggu bantuan teman-teman profesi bola kami,” kata dia.
Keluarga berharap mantan kiper Timnas U-23 Indonesia tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama orang-orang terdekatnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar