Akibat Corona “Nyadran” di Kota Magelang Dihimbau Untuk Dibatalkan Semua

BNews–KOTA MAGELANG– Beredar surat edaran dari Pemkot Magelang terkait himbauan pembatalan adat nyadran. Hal tersebut dikeluarkan melalui Dinas Penidikan dan Kebudayaan Kota Magelang 16 Maret 2020 lalu.

Surat nomor 431.24.230 tersebut berisikan perihal pembatalan kegiatan tradisi sebelum puasa, yang ditujukan kepada seluruh Lurah se Kota Magelang. Dan tidak ketinggalan kepada Ketua Panitia Nyadran se luruh Kota Magelang.

Isi surat tersebut yakni menyusuli surat no 430/442/230 tanggal 11 Maret 2020 perihal pelaksanaan nyadran kampung. Berdasarkan intruksi Walikota Magelang, pada hari Minggu 15 Maret 2020 di Pendopo Pengabdian.

Diberitahukan dengan hormat bahwa kegiatan pelestarian dan aktualisasi adat budaya daerah dalam bentuk fasilitasi penyelenggaran upacara adat/tradisi di kampung-kampung (NYADRAN) di tahun 2020 semuanya dibatalkan.

Kebijakan tersebut dikeluarkan sejalan dengan intruksi Gubernur dan Presiden, yakni guna mencegah berkembangnya virus corona. Maka kegiatan yang sidatnya mengumpulkan massa untuk dibatalkan.

Surat tersebut sudah resmi diedarkan dan sudah ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Agus Sujito. Sedangkan tembusan surat kepada Walikota Magelang dan Camat se Kota Magelang. (dek)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: