Aktivitas Meningkat, Warga Lereng Merapi Magelang Diminta Mengungsi Kembali

BNews–MAGELANG-– Aktivitas Gunung Merapi beberapa hari terakhir mengalami peningkatan dalam kegempaan dan guguran. Oleh sebab itu beberapa pihak terkait mengadakan rapat koordinasi kembali di Aula Kantor Kecamatan Dukun, Jumat sore kemarin (1/1/2021).

Camat Dukun, Amin Sudrajat membenarkan rapar koordinasi tersebut. Dimana dalam rapat tersebut melibatkan beberapa pihak seperti BPBD Kabupaten Magelang, Polsek, Koramil, Kepala Desa dan lainnya.

“Hal ini karena adanya peningkatan aktifitas merapi. Tadi sore kami rakor dengan pos lapangan kecamatan, kades serta OPRB desa,” katanya Jumat malam saat dihubungi Borobudurnews (1/1/2021).

Dalam rapat tersebut, lanjutnya menghasilkan beberapa point penting. “Ada tiga point penting dalam rapat tadi. Pertama melakukan evakuasi pengungsi di 4 Desa 11 Dusun yang direkomendasikan oleh pemerintah Kabupaten magelang, khususnya Kelompok Rentan,’ imbuhnya.

Berikutnya, kata Amin Kades diminta segera menginfokan dan berkoordinasi dengan masyarakat. “Jumat malam diharapkan sudah ada info kapan untuk evakuasi,” ujarnya.

Terakhir, lanjutnya untuk alat transportasi sudah disiapkan. “Ini nanti yang menyiapkan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, mandiri dan dari relawan,” tegasnya.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto yang melaporkan update jumlah pengungsi pada Jumat sore (1/1/2021). Dimana jumlah pengungsi masih 119 jiwa dari Desa Krinjing.

“Jumat siang sebanyak 120 pengungsi dari Dusun Babadan II Desa Paten Kecamatan Dukun memilih untuk pulang ke rumah,” katanya.

Kepala Desa Keningar Kecamatan Dukun Magelang, Rohmad Sayidin saat dihubungi Borobudurnews.com mengatakan sedang berkoordinasi dengan warganya. Dimana warga rentan diminta kembali mengungsi, setelah sebelumnya satu bulan lebih di pengungsian dan memilih pulang.

“Masih kami koordinasikan dengan warga. Hasil Rakor tadi dalam waktu 3 hari kedepan harus mengungsi kembali, tetapi kita masih musyawarah, terpenting tidak besok agar tidak mendadak,” tambahnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: