IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Aneh, Bupati Larang Kades Audiensi dengan ESDM Soal Penambangan Merapi

     BNews–MUNGKID– Rapat audiensi yang digelar DPRD Kabupaten Magelang dengan ESDM Jawa Tengah terkait penambangan di wilayah Gunung Merapi mendapat tanggapan kurang baik oleh Bupati Magelang. Camat dan Kepala Desa se Kecamatan Srumbung diminta tidak hadir dalam audiensi hari ini (14/2).
     Untuk diketahui, audiensi ini dilaksanakan DPRD, setelah sebelumnya Ketua DPRD diminta hadir dalam rapat paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Srumbung yang resah soal kebijakan penambangan. DPRD kemudian memfasilitasi audiensi dengan ESDM Provinsi Jateng, Taman Nasional Gunung Merapi dan Instansi terkait.
      Kepala ESDM Provinsi Jateng Teguh Dwi paryono haidr langsung dalam audiensi ini. Juga nampak Nurpana, dari TNGM, Plt Sekda Kabupaten Magelang dan sejumlah anggota DPRD.
       Sedangkan kepala desa yang hadir hanya Kades Tegalrandu dan Kades Kemiren. Rapat dipimpin Ketua DPRD Sariyan Adi Yanto.
       “Rapat ini jadi antiklimaks ketika teman-teman kades tidak dihadirkan oleh Bupati Magelang. Karena audiensi ini kita fasilitasi setelah saya dihadirkan dalam rapat pertemuan kades se Srumbung,” kata Sariyan.
      Dia berharap seluruh Kepala Desa yang merasa resah dengan kebijakan penambangan bisa bertatap langsung dengan ESDM Provinsi Jateng dan TNGM. “Kenapa tidak dihadirkan pak Sekda ?” tanya Sariyan kepada Plt Sekda.
      Plt Sekda Agung Trijaya mengatakan surat undangan audiensi dari Ketua DPRD ke Bupati Magelang sudah diterima. Namun, katanya, atas petunjuk Bupati Magelang seluruh Kepala Desa di Kecamatan Srumbung tidak dihadirkan.
      “Petunjuk dari Bapak Bupati untuk sementara cukup Kepala SKPD terkait saja yang dihadirkan, camat dan kepala desa akan dihadirkan tersendiri,” kata Agung.
Hingga berita ini ditulis, rapat audiensi tetap berjalan. Pihak TNGM dan ESDM sedang menjelaskan soal proses penambangan. (bn1)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: