Angkat Desa Wanurejo, Siswa SDN Borobudur 1 Raih Juara Lomba Bercerita Tingkat Provinsi

BNews–MAGELANG– Meskipun pandemi dan sekolah tatap muka hampir satu tahun tidak dilakukan, tidak menutup kesempatan untuk berprestasi. Hal ini seperti yang diterima oleh seorang anak Sekolah Dasar (SD) di Borobudur yang mendapat juara.

Dia adalah Aurelia Cikal Nugroho yang berhasil meraih juara ketiga dalam Lomba Bercerita bagi Siswa SD/MI Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021. Dimana ajang tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

Cikal, begitu panggilan akrabnya, meraih juara setelah menceritakan sejarah Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur dihadapan dewan juri. Lomba tersebut berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang pada Rabu, 2 Juni 2021.

Awalnya, putri pasangan Petrus Adi Nugroho dan Dwi Desy ini ditunjuk oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang untuk mewakili Kabupaten Magelang dalam ajang tersebut. Penyisihan tahap pertama dilakukan secara daring dengan mengirimkan video.

Video tersebut menyisihkan puluhan peserta lain dari perwakilan tiap kabupaten/kota di Jawa Tengah. Untuk memilih juara lomba ini, penyelenggara memanggil enam peserta terpilih untuk bercerita secara langsung di Semarang

“Saya mempersiapkan diri semenjak satu bulan terakhir. Dalam berlatih bercerita, saya mendapat bimbingan dari sekolah dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang,” kata Cikal setelah berhasil meraih juara.

Siswa kelas 5 SDN Borobudur 1 mendalami cerita sejarah Desa Wanurejo denga membaca buku “Menapak Jejak Sejarah Mataram”, Dimana buku tersebut terbitan Komunitas Kandang Kebo Yogyakarta.

“Selain membaca buku, saya juga melakukan observasi ke  desa wanurejo bertemu dengan bapak Sukiyadi, sesepuh desa wanurejo. Observasi juga ke dusun sorokan yang sekarang bernama Soropadan,” ungkap Cikal.

Cikal mengaku senang dan bangga berhasil membawa nama baik sekolah dan orang tua pada khususnya dan Kabupaten Magelang pada umumnya.

Sementara itu, Evi Sukiyaki, S.Pd., guru pendamping Cikal mengapresiasi capaian ini. Ia juga berharap, Cikal dapat lebih meningkatkan kemampuannya.

“Semoga Cikal dapat terus menggali kemampuan dirinya. Agar bisa lebih berprestasi lagi,” harapnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: