Antisipasi Lonjakan Pasien Covid, Pemkot Magelang Siapkan GOR Samapta Untuk Isolasi

BNews–KOTA MAGELANG-– Antisipasi lonjakan kasus covid-19 di Kota Magelang, Pemkot berencana menambah lokasi untuk isolasi pasien positif. Mereka akan membuka Gedung Olahraga (GOR) Samapta di Kompleks Gelora Sanden, Kecamatan Magelang Utara, sebagai tempat isolasi pasien positf tanpa gejala.

Hal tersebut seiring semakin banyaknya kasus Covid-19 di wilayah ini sehingga beberapa rumah sakit rujukan nyaris penuh.

“Namun GOR baru akan digunakan jika fasilitas lainnya sudah penuh. “Iya, baru rencana. Karena sudah ada hotel,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang, dr Majid Rohmwanto, dalam keterangan pers dikutip Rabu (2/12/2020).

Sebelumnya, Pemkot Magelang telah menyediakan sebuah hotel untuk menampung pasien positif Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan. Hotel berkapasitas 70 orang itu berada di Jalan A Yani Kota Magelang.

Majid menyampaikan juga, bahw a hotel tersebut sempat penuh tapi saat ini sisa beberapa tempat tidur yang dipakai pasien. “Hotel sudah banyak yang dipulangkan. Sudah mulai longgar, ” sebut Majid.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Dia menuturkan pada infografis perkembangan Covid-19 Kota Magelang yang dimuat di laman resmi covid19.magelangkota.go.id kini ditambah kolom. Yakni “terpusat” dan “di rumah” untuk pasien terkonfirmasi positif.

Kolom terpusat menandakan bahwa pasien tersebut tengah menjalani isolasi di hotel. Sedangkan di rumah, yakni mereka yang positif dan menjalani isolasi mandiri (di rumah). “Terpusat ini menjelaskan pasien bergejala ringan atau OTG (orang tanpa gejala) yang menjalani isolasi di hotel,” kata Majid.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara Kepala UPT Gelora Sanden Bayu Saputro menyatakan, GOR menjadi salah satu pilihan yang dapat disiagakan untuk lokasi karantina tambahan bila memang terjadi kondisi yang genting.

Dalam rapat koordinasi,dengan Satgas Covid-19 Kota Magelang, memang tidak langsung menunjuk GOR sebagai lokasi karantina. Namun hanya menekankan kesiapan GOR apabila sewaktu-waktu dijadikan lokasi karantina.

“Artinya pilihan tersebut diambil apabila fasilitas-fasilitas yang disiapkan untuk penanganan sudah tidak mencukupi,” katanya.

Ia menyampiakan juga, sampai saat ini GOR maupun fasilitas lainnya di kompleks Gelora Sanden masih beroperasi seperti biasa. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terhasut dengan informasi-informasi yang tidak jelas kebenarannya.

“Gelora Sanden tetap beroperasi seperti biasanya, tidak ada agenda (jadi lokasi) karantina. Jika GOR Samapta betul-betul digunakan sebagau lokasi karantina, dapat dipastikan Pemerintah akan mengambil langkah-langkah persiapan maupun pelaksanaannya supaya semua dapat terkondisi dengan baik,” pungkasnya. (*/her)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: