Bank Bapas 69 Magelang Genap 57 Tahun, Ini Kinerja, Kontribusi PAD dan Rangkaian HUT 2026
- calendar_month 15 jam yang lalu

Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda) Kabupaten Magelang, Rohmad Widodo
BNews—MAGELANG— PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda) Kabupaten Magelang memasuki usia ke-57 tahun pada 2026. Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan sekaligus peneguhan komitmen Bank Bapas 69 untuk terus tumbuh secara sehat, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjaga keberlanjutan perusahaan.
Mengusung tema “Tumbuh Sehat, Manfaat dan Berkelanjutan”, peringatan 57 tahun Bank Bapas 69 Magelang diisi dengan berbagai kegiatan sosial, edukasi, pemberdayaan UMKM, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat Kabupaten Magelang.
Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda) Kabupaten Magelang, Rohmad Widodo, mengatakan usia 57 tahun menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus memperkuat fundamental dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat.
“Memasuki usia ke-57 tahun, PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda) meneguhkan komitmennya untuk terus menjadi Bank Perekonomian Rakyat milik Pemerintah Kabupaten Magelang yang tumbuh sehat, memberikan manfaat, dan berkelanjutan,” ujar Rohmad Widodo.
Menurutnya, pertumbuhan Bank Bapas 69 tidak hanya dimaknai melalui ekspansi bisnis. Pertumbuhan juga harus ditopang fundamental yang sehat, tata kelola yang baik, manajemen risiko, serta penerapan prinsip kehati-hatian.
57 Tahun Bank Bapas 69 Hadir untuk Masyarakat Magelang
Sejak didirikan pada 1969, Bank Bapas 69 tidak hanya menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan. Bank milik Pemerintah Kabupaten Magelang tersebut juga berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan.
Salah satu fokus Bank Bapas 69 adalah mendukung pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Dukungan pembiayaan tersebut diharapkan dapat memperluas akses permodalan sehingga masyarakat dapat mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
“Selain pembiayaan UMKM, Bank Bapas 69 juga berkomitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai program, termasuk tabungan pelajar dan edukasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal, investasi ilegal, serta perjudian online,” imbuhnya.
Dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Magelang, Bank Bapas 69 juga berperan dalam pengelolaan dana dan layanan keuangan pemerintah daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dorong Digitalisasi UMKM melalui STUPA
Mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat, Bank Bapas 69 terus melakukan transformasi digital.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah STUPA (Sarana Transaksi Untuk Pembayaran Alternatif) yang memanfaatkan teknologi QRIS untuk memberikan kemudahan pembayaran digital.
STUPA ditujukan untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha, khususnya UMKM, beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital.
“Pemanfaatan layanan tersebut juga diperkuat untuk mendukung program Bupati Magelang “Blonjo Warung Tonggo”. Program tersebut mendorong masyarakat berbelanja dan mendukung warung maupun UMKM yang berada di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui gerakan tersebut, transaksi ekonomi di tingkat masyarakat diharapkan mampu menjaga perputaran uang tetap berada di lingkungan sekitar sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Rangkaian HUT ke-57 Bank Bapas 69 Magelang
Ketua Panitia Peringatan 57 Tahun Bank Bapas 69 Magelang, Intan Dwi Purnomo, menjelaskan peringatan tahun ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan internal perusahaan, tetapi juga dirancang agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Rangkaian kegiatan HUT Bank Bapas 69 kami isi dengan berbagai kegiatan sosial, edukasi, pemberdayaan UMKM, serta kegiatan yang melibatkan masyarakat. Harapannya, momentum ulang tahun ini tidak hanya menjadi perayaan bagi keluarga besar Bank Bapas 69, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Magelang,” kata Intan Dwi Purnomo.
Berbagai kegiatan telah dan akan dilaksanakan mulai Agustus hingga September 2026.
Rangkaian tersebut diawali dengan pemberian bantuan 5.600 kilogram beras kepada 32 panti asuhan dan lembaga sosial yang berada di wilayah Kabupaten Magelang.
Selain itu, digelar Lomba UMKM Award Bank Bapas 69 yang diikuti nasabah tabungan maupun kredit, termasuk pelaku UMKM disabilitas.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Bank Bapas 69 juga mengadakan Lomba Kebersihan dan Keindahan Kantor yang diikuti seluruh jaringan kantor serta Lomba Video Kampanye Anti Fraud.
Pada 22 Agustus 2026, Bank Bapas 69 menggelar khitanan massal bagi 30 peserta bekerja sama dengan Human Initiative.
Kemudian pada 30 Agustus 2026, digelar Lomba Menggambar dan Mewarnai sebagai bagian dari edukasi keuangan yang diikuti siswa-siswi TK dan SD.
Selanjutnya, pada 3 September 2026, jajaran direksi, pejabat struktural, serta Dharma Wanita Bank Bapas 69 melakukan ziarah ke makam almarhum Bp. H. Drs. Soepadi, almarhum Bp. H. Drs. Soedijono, dan almarhum Bp. H. Fran Suharmaji.
Kegiatan sosial juga dilanjutkan melalui donor darah pada 5 September 2026 yang melibatkan keluarga besar Bank Bapas 69 bekerja sama dengan PMI Kabupaten Magelang.
Pada 8 September 2026, digelar Mujahadah dan Tasyakuran HUT Bank Bapas 69 yang diikuti direksi, pegawai, dan keluarga besar Bank Bapas 69. Kegiatan tersebut dipimpin Gus Anam dari Pondok Pesantren Geger, Girirejo.
“Puncak peringatan berlangsung pada 9 September 2026 melalui upacara peringatan HUT Bank Bapas 69,” ujarnya.
Pada tanggal yang sama juga dijadwalkan penyerahan hadiah Lomba UMKM Award oleh Bupati Magelang serta penyerahan hadiah Lomba Menggambar dan Mewarnai oleh Ketua TP PKK Kabupaten Magelang.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada 26 September 2026 melalui acara layar tancap di Lapangan Baru Pancuranmas, Secang. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi dan literasi bagi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan Bank Bapas 69 dengan masyarakat.
“Sehari setelahnya, 27 September 2026, Bank Bapas 69 akan menggelar Undian Tabungan dan Kredit Berhadiah Tahun 2026 yang diawali dengan; jalan sehat bersama masyarakat Kabupaten Magelang di Lapangan Baru Pancuranmas, Secang,” tegasnya.
Kinerja Bank Bapas 69 Magelang Sangat Sehat
Di usia ke-57 tahun, Bank Bapas 69 juga mencatatkan kinerja positif.
Hingga posisi 30 Juni 2026, berdasarkan hasil audit yang dilakukan Akuntan Publik untuk menilai tingkat kesehatan bank, Bank Bapas 69; mendapatkan predikat “Wajar Tanpa Pengecualian” dan dari sisi penilaian perbankan dikategorikan “Sangat Sehat”.
Kinerja tersebut juga tercermin dari kontribusi Bank Bapas 69 terhadap Pemerintah Kabupaten Magelang.
Dari laba tahun 2025, Bank Bapas 69 memberikan kontribusi berupa setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 sebesar Rp17.285.584.054.
Nilai kontribusi tersebut disebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir dibandingkan BPR milik pemerintah daerah lainnya di Indonesia.
Dari sisi permodalan, jumlah modal disetor PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda) telah mencapai Rp56,875 miliar, dari modal dasar yang ditetapkan sebesar Rp200 miliar.
Pada Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Magelang juga melakukan penyertaan modal sebesar Rp875 juta, yang saat ini masih dalam proses pelaporan kepada instansi terkait.
Penambahan modal tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang sebagai pemegang saham dalam memperkuat; permodalan dan mendukung pengembangan Bank Bapas 69.
Raih Sejumlah Penghargaan pada 2026
Sepanjang 2026, Bank Bapas 69 juga menerima sejumlah penghargaan.
Dalam TOP BUMD Award 2026 yang diselenggarakan Majalah TOP BUSINESS, Bank Bapas 69 memperoleh sejumlah penghargaan; yakni TOP Pembina BUMD untuk Bapak Grengseng Pamuji, TOP BUMD Bintang 5, Platinum Trophy TOP BUMD 2026; serta TOP CEO BUMD untuk Direktur Utama Bank Bapas 69, Rohmad Widodo.
Selain itu, Bank Bapas 69 juga menerima Infobank BPR Award Tahun 2026 dengan kategori Kinerja Sangat Baik 10 Tahun Berturut-turut.
Berbagai penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Bank Bapas 69 dalam menjaga kinerja, tata kelola, pelayanan, serta kepercayaan masyarakat.
Menuju Usia 58 Tahun, Bank Bapas 69 Perkuat Komitmen
Memasuki usia ke-57 tahun dan menuju usia ke-58 tahun, Bank Bapas 69 berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan nasabah dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Semangat tersebut sekaligus menjadi upaya perusahaan untuk terus berinovasi dan memperluas manfaat bagi masyarakat Kabupaten Magelang.
Rohmad Widodo menegaskan bahwa dukungan masyarakat, nasabah, Pemerintah Kabupaten Magelang, pemilik, serta seluruh stakeholder; menjadi bagian penting dalam perjalanan Bank Bapas 69 selama lebih dari lima dekade.
“Semoga momentum ini menjadi semangat baru bagi Bank Bapas 69 untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya,” ujarnya.
Dengan perjalanan selama 57 tahun, Bank Bapas 69 diharapkan semakin mampu memperkuat perannya sebagai Bank Perekonomian Rakyat; milik Pemerintah Kabupaten Magelang yang sehat, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar