Bantuan Stimulus Ekonomi Dipertanyakan, Warga Magelang: Bupatinya Nge-Prank

BNews—MAGELANG— Bantuan Stimulus Ekonomi tahun 2020 senilai Rp30 miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang kepada masyarakat kembali dipertanyakan. Mereka menuntut pemerintah setempat atau dinas terkait untuk terbuka dan memberikan kabar terbaru terkait nasib ribuan proposal yang telah diajukan.

Direncanakan sebelumnya, Pemkab Magelang akan menyalurkan bantuan Stimulus Ekonomi, baik perorangan atau kelompok terdampak Covid-19 pada Desember 2020. Namun hingga Maret 2021, belum juga ada kejelasan terkait nasib mereka soal lolos tidaknya administrasi hingga kapan kepastian waktu pencairannya.

Salah satu warga Kabupaten Magelang, Reza Fahlevy, memposting status di Grup Facebook, ’Berita Wong Kab Magelang’ pada Sabtu, (7/3). Mewakili ribuan pendaftar, ia berharap pemkab memberikan kepastian dan kejelasan soal kabar terbaru Stimulus Ekonomi 2020.

”#Menolaklupa. Pada bulan Oktober 2020 Pemerintah Kabupaten Magelang mengumumkan akan adanya bantuan Stimulus Ekonomi. Ratusan bahkan ribuan masyarakat Kab Magelang pontang-panting membuat dan menyerahkan proposal bantuan Stimulus Ekonomi tersebut,” tulisnya seperti dikutip Borobudur News, Minggu (7/3).

”Dari (Surat) Edarannya (tertulis Peraturan Bupati Magelang Nomor 42 Tahun 2020) realisasi akan dilaksanakan bulan Desember 2020. Namun hingga saat ini kok anyep-anyep wae (dingin-dingin saja). Tidak ada berita sama sekali. Jajal absen menowo ono juga seng penasaran (Coba absen jika ada juga yang juga sama-sama penasaran),” sambungnya.

”Sukur-sukur ada pihak yang bisa menjelaskan,” harapnya.

Postingan tersebut kemudian memantik reaksi pro dan kontra. Ada yang tetap sabar menunggu kabar terbaru hingga melontarkan candaan jika masyarakat selama ini telah di prank (korban lelucon) pemerintah.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

”Kita sedang di prank di negeri dagelan ini. Sudah, lebih baik cari uang sendiri. Mengandalkan bantuan membuat kita halusinasi saja,” kata Aboje.

”Bupati-nya sukses nge-Prank massal rakyatnya,” ucap Abdul Karim Zamach.

”Mungkin pemkab lagi nge-Prank,” sambung Sliyoder Pion.

”Benar.. Hanya membuat geger saja sudah berjuang cari fotokopi-an sampai rela mengantre,” kesal BillyJack Parabola.

”Sudah lama di survei oleh perangkat desa tapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya,” ungkap Miaty Bandongan.

”Uangnya tersangkut di Pohon Aren,” canda Hardi Yono.

”PHP (Pemberian Harapan Palsu), ya,” ungkap Muntosiyah Bu Gatot.

”Saya juga bikin. Kabarnya melayang. Tidak ada kejelasan. Berpikir positif saja,” jelas Santo da Desa.

”Info terakhir katanya sudah validasi data. Simak di Borobudur News. Tapi kepastian pencairan tidak disebutkan,” ujar Griyateknik II.

”Semua butuh proses. Juga ada seleksi tentunya. Tidak semua proposal masuk auto turun dapat bantuan. Ya, yang sabar kalian saling mendoakan saja agar proposalnya bisa cair,” terang Bardi Sun.

Sebelumnya, Bupati Magelang Zaenal Arifin pada 31 Desember 2020 menuturkan jika pihaknya mempersiapkan untuk Stimulus Ekonomi sebagai langkah pemulihan dampak pandemi covid-19. Namun ia menyebut ada beberapa kendala tanpa memperinci

”Kemarin (2020) kami sudah persiapkan untuk Stimulus Ekonomi. Tapi ada beberapa kendala, sehingga kami mohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Magelang karena harus ditunda. Kami ada pertimbangkan dari sisi ketentuan dan aturan. Akan kami luncurkan besok di 2021,” tutur Zaenal.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magelang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dalami Nur Sidi mengungkapkan pada Desember 2020 jika bantuan stimulus masih belum terlihat progresnya. Kendati, pada Perbup tersebut di Bab 6 tentang Waktu Penyaluran dalam Pasal 6 menyebut bahwa ’Stimulus ekonomi diterima penerima paling lambat Tanggal 10 Desember 2020. Atau sebelum tanggal 10 Desember 2020 jika alokasi anggaran sudah terserap seratus persen’.

”Di Perbup jelas tertulis selambat-lambatnya 10 Desember. Hari ini sudah tanggal 21 (Desember 2020). Tapi tetap belum ada kabar. Masyarakat sudah banyak yang menanyakan,” ungkap Dalami, seperti diberitakan Borobudur News pada 21 Desember 2020.

Borobudur News akan mencari informasi dan melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Utamanua soal kabar terbaru bantuan Stimulus Ekonomi 2020 yang rencananya disalurkan pada tahun ini. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: