Perkenalkan Satpol PP Cantik Pemkot Magelang

BNews—MAGELANG— Satpol PP Kota Magelang punya berbagai cara untuk mengedepankan sisi humanis dalam penindakan Perda. Kesan keras dan kaku kini makin luntur.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengerahkan seluruh anggota perempuan digarda terdepan kala di lapangan. Dan siapa sangka, Satpol PP Kota Magelang memiliki seorang anggota perempuan yang kelewat cantik. Hingga tidak sedikit aksinya membuat sang pelanggar perda luluh hatinya saat ditertibkan.

Advertisements


Gadis tersebut bernama Naba Bunga Nabila. Dara kelahiran Magelang, 16 Mei 1998 itu diketahui sudah satu tahun bergabung di Satpol PP Kota Magelang.


Meski bertugas di lapangan, pemilik akun instagram @bukankembang itu mengaku sangat menikmati pekerjaannya. Kendati diawal dirinya bertugas, ia mengaku sempat merasakan gejolak batin.

”Mungkin dulu masih proses adaptasi. Karena harus menertibkan ibu-ibu dan bapak-bapak yang jualan di tempat bukan semestinya,” kata perempuan yang tinggal di Karangkidul, Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang itu.

Profesionalitas perempuan pecinta bakso dan penikmat cokelat itu tidak lepas dari moto hidupnya, ’Jadilah pribadi yang bertanggungjawab. Bagaimanapun keadannya’. Salah satu momen yang paling diingatnya adalah saat mencoba menertibkan ibu-ibu pedagang sate yang berjualan di sekitar Pasar Rejowinangun Magelang beberapa waktu lalu.

”Sempat tidak tega mengusir mereka karena saat itu langsung teringat Ibu di rumah. Tapi tugas harus dijalankan. Dan alhamdulillah dengan pendekatan hati ke hati, mereka mau untuk pindah berjualan,” kenang anak ke tiga dari lima bersaudara itu.

Kendati sudah bekerja menjadi anggota Banpol Satpol PP, tidak menghalangi keinginan Bunga untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Bahkan alumni SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang berencana mengambil jurusan yang bertolak belakang dengan tempatnya berdinas.

”Sejak dulu saya bercita-cita ingin menjadi pramugari dan guru Bimbingan Konseling. Tapi mengerucut ke guru karena suka dunia anak dan persoalannya. Tapi di Satpol PP tidak kalah keren karena bisa bersosialisasi dengan banyak orang hingga pejabat,” ujar Bunga yang pernah bekerja di Artos Mall dan PT PNM (Persero).

BIKIN PANGLING : Bunga saat tak mengenakan seragam kedinasan. (Foto : Dok Pribadi)

Pesona dan parasnya yang kelewat cantik ternyata tidak membuat Bunga merasa sombong. Bahkan, gadis ramah itu selalu bersedia berteman dengan siapapun kendati hatinya telah dimiliki hampir lima tahun oleh sang kekasih.

”Saya tidak pernah pilih pertemanan karena bisa dijadikan teman diskusi hingga berbagi. Asal tidak kelewat batas,” pungkas penghobi jogging itu. Dengan pesona yang dimiliki Bunga, semua orang rela melakukan pelanggaran peraturan demi ditertibkan hatinya.

Kalian mau dong dirazia Bunga ? (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: