Bayar Pajak Kendaraan Makin Mudah, Samsat Budiman Ditargetkan Ada di Semua Desa Magelang
- calendar_month 37 menit yang lalu

Bupati Magelang Grengseng Pamuji bersama jajaran Forkopimda saat membuka kegiatan Pameran Magelang Gress Auto Show 2026 di Atrium Artos Mall.
BNews-MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor. Salah satu strategi yang disiapkan yakni memperluas jaringan Mitra Samsat Budiman hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Perluasan layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Selain itu, langkah ini juga bertujuan mempermudah akses pelayanan pembayaran pajak sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, optimalisasi penerimaan pajak daerah membutuhkan strategi yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. Salah satunya dengan mendekatkan pelayanan pembayaran pajak kepada masyarakat melalui kemitraan bersama BUMDes, koperasi, perusahaan, dan badan usaha lokal.
“Kehadiran Mitra Samsat Budiman ini tidak hanya mempermudah warga, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi penguatan ekonomi desa dan kemandirian BUMDes maupun koperasi setempat. Ke depan, Mitra Samsat Budiman ini akan kita perluas sampai ke seluruh desa di Kabupaten Magelang,” katanya saat membuka Pameran Magelang Gress Auto Show 2026 di Atrium Artos Mall, Sabtu (7/11/2026) malam.
Menurut Grengseng, Magelang Gress Auto Show bukan sekadar ajang pameran otomotif dan hiburan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
Ia menyebut, penerimaan dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi salah satu komponen penting dalam upaya mengoptimalkan PAD Kabupaten Magelang.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Penerimaan pajak tersebut nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas fasilitas umum, serta optimalisasi pelayanan publik.
“Setiap rupiah pajak yang disetorkan masyarakat bukan sekadar angka, melainkan investasi daerah yang manfaatnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk percepatan pembangunan,” tegasnya.
Untuk mendukung optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor, Pemkab Magelang juga mendorong pemutakhiran data kendaraan. Upaya ini dilakukan agar pemungutan pajak dapat berjalan lebih efektif, adil, dan tepat sasaran.
Selain itu, sosialisasi mengenai kebijakan perpajakan, termasuk berbagai kemudahan dan keringanan yang diberikan pemerintah, akan terus ditingkatkan agar masyarakat semakin memahami kewajibannya.
Grengseng juga mengingatkan pentingnya transparansi informasi kepada konsumen dalam transaksi pembelian kendaraan. Dealer dan lembaga pembiayaan diminta memberikan penjelasan secara benar mengenai harga kendaraan, pajak, proses balik nama, hingga ketentuan pembiayaan.
Di sisi lain, Magelang Gress Auto Show 2026 juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi keselamatan berkendara. Pemkab Magelang menyambut baik pelaksanaan sosialisasi Safety Riding oleh Polresta Magelang yang dijadwalkan berlangsung Minggu (8/11/2026).
Grengseng berharap sinergi antara pemerintah daerah, Samsat, Jasa Raharja, kepolisian, dan pelaku usaha otomotif dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Magelang.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Magelang, M. Taufik Hidayat Yahya, menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.
Menurutnya, peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor. Karena itu, perluasan akses pelayanan dan kemudahan transaksi pembayaran perlu terus didorong.
Kemitraan Samsat Budiman diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mendekatkan pelayanan kepada wajib pajak. Program tersebut sekaligus membuka peluang keterlibatan badan usaha dan lembaga ekonomi desa dalam mendukung pelayanan publik di Kabupaten Magelang. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar