Ratusan Penjor Hiasi Kota Magelang, Warnai Perhelatan Merti Gunung Tidar 2026
- calendar_month 1 jam yang lalu

Rangkaian acara Merti Gunung Tidar 2026 di Kota Magelang dimeriahkan dengan lomba penjor yang diselenggarakan pada Sabtu (7/11/2026). (foto: ist)
BNews–MAGELANG– Rangkaian acara Merti Gunung Tidar 2026 di Kota Magelang dimeriahkan dengan lomba penjor yang diselenggarakan pada Sabtu (7/11/2026). Ajang yang baru pertama kali digelar ini menghadirkan sekitar 134 penjor yang menghiasi sejumlah ruas jalan utama hingga kawasan puncak Gunung Tidar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho, menjelaskan bahwa rangkaian Merti Gunung Tidar bertujuan untuk memelihara dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam nguri-uri (melestarikan) budaya lokal.
“Merti itu artinya memelihara, bersama-sama bergotong royong untuk bagaimana nguri-uri budaya yang ada di tempat mereka. Khususnya biar masyarakat memahami terkait dengan Gunung Tidar yang disebut Pakuning Tanah Jawa,” jelasnya.
Ia memaparkan, rangkaian kegiatan ini diawali dengan pengajian pada Jumat (6/11/2026), dilanjutkan dengan pertunjukan kesenian, dan lomba penjor pada Sabtu (7/11/2026). Perlombaan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan Rukun Warga (RW), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Penjor-penjor tersebut dipasang di kawasan Alun-Alun Kota Magelang, Jalan Pemuda, hingga kawasan Gunung Tidar.
Menurut Nurwiyono, penjor dipilih sebagai unsur visual utama karena berfungsi sebagai tetenger (penanda) adanya hajatan atau kegiatan besar masyarakat yang sarat akan tradisi budaya Jawa.
“Kalau orang punya gawe itu mesti pasang tetenger, penjor. Nah, ini biar menghiasi sepanjang perjalanan kirab tumpeng itu ada penjornya. Ini memotivasi juga keguyuprukunan warga,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu panitia lomba penjor, Andritopo, menuturkan bahwa penilaian lomba ini melibatkan tiga orang dewan juri. Yang terdiri atas budayawan, seniman, serta praktisi dekorasi dan perjenuran.
“Empat kriteria penjurian yakni konstruksi, keterampilan, karakter, dan keindahan,” tuturnya.
Puncak acara Merti Gunung Tidar 2026 yakni kirab tumpeng yang dilaksanakan pada Minggu (8/11/2026). Rute kirab dimulai dari kawasan Alun-Alun Kota Magelang, melintasi Jalan Pemuda dan Jalan Jend. Sudirman, serta finish di Gunung Tidar. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar