Begini Perkembangan Kasus Covid-19 Kabupaten Magelang Hari Ini

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang memperbaharui data perkembangan jumlah kasus Covid-19 diwilayahnya, hari ini (30/7/2020). Terdapat tiga pasien suspek yang membaik dan dua kontak erat lulus pantau.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan ketiga pasien suspek yang telah pulang membaik itu berasal dari Kecamatan Secang dua orang dan satu dari Grabag. Namun demikian, ada satu kasus suspek baru dari Kecamatan Grabag

”Dengan data tersebut, maka jumlah kasus suspek saat ini ada 14 orang. Sementara jumlah total kumulatif yang telah pulang membaik sebanyak 288 orang,” kata dia.

Selanjutnya, untuk kasus kontak erat saat ini ada 10 orang. Karena terdapat dua orang yang telah lulus pantau.

”Untuk kasus terkonfirmasi positif tidak ada penambahan, sehingga jumlahnya saat ini ada 19 orang. Sedangkan jumlah pasien positif yang telah sembuh hingga kini sebanyak 147 orang,”  jelas Nanda.

Sementara itu, jumlah yang meninggal dunia berjumlah 49 kasus. Dengan rincian, 43 orang meninggal berstatus suspek dan enam lainnya berstatus positif Covid-19.

”Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif, menandakan jika virus corona masih ada,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, Nanda meminta masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin. Seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah.

”Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Sebagai informasi, terdapat pergantian istilah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NoHK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Keputusan ini ditandatangani Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan pada 13 Juli 2020. Yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi kasus suspek kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi istilah kontak erat. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) menjadi kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik). (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: