Bejat! Bos Bank Tunjukkan Otong dan Remas Payudara 2 Sekretaris Cantiknya

BNews—NASIONAL— Bos PT TMM FIN Bank Internasional berinisial JH, 47, ditangkap polisi usai melakukan tindak asusila terhadap dua sekretaris cantiknya. Parahnya, aksi cabul tersebut dilakukan ditengah sembahyang. 

Fakta itu diungkap sendiri oleh JH saat dihadirkan dalam rilis kasus pencabulan di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (2/3). Ia juga berdalih, melakukan aksi cabul karena dibawah kendali minuman keras.

”Itu posisi saya lagi setengah mabuk, Pak. Diproses ritual, ritual sembahyang Konghucu,” kata JH.

Dalam kesempatan itu, JH mengakui telah melakukan tindak asusila terhadap kedua sekretarisnya; yakni DF, 25, dan EFS, 23. Tindak asusila itu di antaranya meremas payudara hingga menunjukkan otongnya ke hadapan korban.

”Awalnya sekedar untuk mijit terus kedua dilanjut ada perbuatan tidak senonoh itu, Pak,” ujarnya.

Menurut pengakuan JH, perbuatan asusila itu dilakukannya beberapa kali kepada korban. Dia mengaku merasakan klimaks ketika melakukan perbuatan tersebut.

”Iya (klimaks), alat kelamin saya tegang, Pak,” akunya.

JH ternyata tidak hanya meremas payudara dan memaksa oral seks dua sekretarisnya. Terungkap, bahwa JH juga sempat memaksa kedua korban untuk mandi bersama dengan dalih untuk membuka aura.

Wakapolres Matro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menyebut, JH mengaku kepada kedua korban memiliki kemampuan meramal. Modus tersebut dipergunakan oleh JH agar bisa melakukan tindak asusila.

”Ini tersangka mengaku sebagai peramal, orang pintar, yang bisa meramal nasib orang yang bisa meramal nasib dan rezeki seseorang,” ungkapnya.

Di saat itu, kata Nasriadi, JH melakukan tindak asusila dengan menyentuh dan meraba organ sensitif pada tubuh korban. Bahakan, JH sempat memaksa kedua korbannya melakukan ritual mandi bersama walau akhirnya mendapat penolakan.

”Ketika mereka diajak untuk mandi bareng artinya untuk membuka aura atau untuk membuka hal-hal yang positif di tubuhnya, ditolak oleh kedua korban ini,” terangnya.

Atas perbuatannya, JH kekinian telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Utara. Dia dijerat dengan Pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. (ala/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: