Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Benarkah Pasangan Weton Berjumlah 25 Tidak Boleh Menikah? Ini Penjelasannya

Benarkah Pasangan Weton Berjumlah 25 Tidak Boleh Menikah? Ini Penjelasannya

  • calendar_month Sel, 3 Agu 2021

BNews—MAGELANG— Sebelum memutuskan untuk menggelar pernikahan, sebagian masyarakat masih percaya dengan hitungan weton. Hal ini untuk mengetahui kehidupan rumah tangganya kelak.

Dari sekian banyak weton dan neptu, ada beberapa pasangan weton yang pantang untuk menikah termasuk pasangan weton yang berjumlah 25. Bahkan, tak jarang dari mereka batal menikah lantaran neptu weton mereka berjumlah 25.

Berikut ulasannya!

  1. Minggu kliwon dan Senin kliwon, 12 + 13
  2. Minggu wage dan Rabu pahing, 9 + 16
  3. Senin wage dan Sabtu kliwon, 8 + 17
  4. Jumat legi dan Sabtu legi, 11 + 14
  5. Minggu legi dan Jumat pahing, 10 + 15
  6. Selasa pon dan Rabu kliwon, 10 + 15
  7. Kamis wage dan Sabtu wage, 12 + 13
  8. Rabu wage dan Sabtu legi, 11 + 14
  9. Minggu pon dan Minggu kliwon, 12 + 13
  10. Jumat legi dan Jumat kliwon, 11 + 14
  11. Jumat wage dan Kamis pon. 10 + 15
  12. Selasa pahing dan Minggu kliwon, 12 + 13
  13. Minggu legi dan Kamis pon, 10 + 15
  14. Selasa legi dan Sabtu kliwon, 8 + 17
  15. Senin kliwon dan Jumat pon, 12 + 13

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Selain jumlah weton di atas masih banyak lagi perhitungan neptu weton yang berjumlah 25. Nah benarkah neptu yang berjumlah 25 dilarang menikah?

Primbon Jawa percaya, pasangan yang memiliki jumlah neptu 25 akan banyak mendapati ketidakberuntungan dalam berumah tangga. Bahkan para tetua biasanya menyarankan untuk berpisah saja sebelum pernikahan dilakukan agar terhindar dari kesulitan.

Konon, pernikahan weton dengan jumlah neptu 25 akan mengalami perihal ekonomi yang tidak baik, karakter masing-masing, orang ketiga, dan lain sebagainya.Bisa dibilang, menikah dengan weton berjumlah 25 pernikahannya mengalami berbagai macam masalah dan musibah dan keluar masuk.

Meski begitu, weton berjumlah 25 masih bisa disiasati untuk tetap menikah dan membangun bahtera rumah tangga yang tetap bertahan dan bahagia. Solusi untuk menyiasati masalah ini yakni menghitung hari pernikahan yang jatuh pada tanggal bernilai Satriya Wibowo.

Tanggal akad yang bernilai Satriya Wibowo ini dipercaya mampu menangkal dan menggugurkan semua ketidakberuntungan tersebut. Selain itu, pilihlah bulan yang baik dan hindari bulan suro. (mta)

Sumber: Sonora.id

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less