Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » TIC Borobudur Cultural Arts Performance Jadi Panggung Pelestarian Seni Tradisional Magelang

TIC Borobudur Cultural Arts Performance Jadi Panggung Pelestarian Seni Tradisional Magelang

  • calendar_month 3 menit yang lalu

BNews-MAGELANG — Sanggar Seni Dhom Suntil dari Dusun Warangan, Desa Munengwarangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang tampil perdana dalam agenda TIC Borobudur Cultural Arts Performance di Panggung Mandala Wisata TIC Borobudur, Minggu pagi (3/5/2026).

Kegiatan seni budaya tersebut digelar oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Budaya (Disparporabud) Kabupaten Magelang sebagai upaya memperkuat promosi wisata sekaligus melestarikan seni budaya tradisional daerah.

Penampilan Sanggar Seni Dhom Suntil berhasil menarik perhatian wisatawan dan warga sekitar yang memadati area pertunjukan. Berbagai kesenian tradisional khas Magelang ditampilkan dengan penuh semangat dan atraktif.

Plt Kepala Disparporabud Kabupaten Magelang, Zumrotun Rini, mengatakan pertunjukan kesenian tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan atraksi wisata budaya di kawasan Borobudur.

“Tujuan diadakannya pertunjukan kesenian ini untuk meningkatkan promosi wisata Kabupaten Magelang, meramaikan TIC, menambah atraksi wisata di kawasan Borobudur, serta melestarikan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Magelang,” kata Zumrotun Rini.

Ia menjelaskan, Sanggar Seni Dhom Suntil merupakan kelompok seni tradisional yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1960-an. Awalnya, sanggar tersebut berbasis pertunjukan wayang orang sebelum berkembang menghadirkan berbagai kesenian rakyat lainnya.

“Dulu berbasis wayang orang, kemudian berkembang muncul tarian rakyat seperti Soreng atau Prajuritan. Seiring perkembangan zaman juga muncul berbagai kesenian rakyat lain seperti Warok, musik Trunthung, Topeng Ireng, Buto Gedruk, kuda lumping, jaranan hingga tari-tari kreasi lainnya,” jelasnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Dalam kesempatan tampil di Panggung Mandala TIC Borobudur, Sanggar Seni Dhom Suntil menampilkan sejumlah tarian tradisional seperti Butonan yang dipadukan dengan kreasi tari Topeng Ireng.

Penampilan tersebut disambut antusias para pengunjung yang hadir di lokasi. Selain disaksikan langsung oleh masyarakat dan wisatawan; pertunjukan juga disiarkan secara live melalui media sosial resmi promosi wisata milik Disparporabud Kabupaten Magelang; dan jejaring media sosial GenPI Magelang.

Zumrotun Rini menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kita patut bangga menjadi masyarakat Kabupaten Magelang, karena kesenian daerah dan tradisional yang semakin lama semakin digemari. Untuk itu mari kita lestarikan dan nguri-uri kebudayaan ini,” tandasnya.

Ia menambahkan, agenda pertunjukan seni budaya di TIC Borobudur rencananya akan digelar secara rutin setiap hari Minggu. Setiap pekan akan ada satu kelompok kesenian dari Kabupaten Magelang yang tampil secara bergantian.

Bahkan selama tahun 2026, Disparporabud Kabupaten Magelang menargetkan sedikitnya 15 kelompok kesenian tradisional dapat tampil; untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada wisatawan yang berkunjung ke kawasan Borobudur. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less