Benarkah Stres Dapat Jadi Penyebab Umum Pria Alami Impotensi ?
- calendar_month Kam, 4 Jan 2024

iustrasi impotensi dan cara mengatasinya
BNews-KESEHATAN– Stres dapat menjadi salah satu penyebab umum impotensi. Tekanan dan beban pikiran yang dialami secara kronis dapat membuat pria kesulitan dalam mencapai ereksi saat berhubungan seksual.
Ada beberapa fakta yang perlu diketahui mengenai hubungan antara stres dan impotensi serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya.
Alasan Stres Dapat Menyebabkan Impotensi
Ereksi terjadi melalui tiga rangsangan yaitu refleksif (akibat rangsangan fisik), psikogenik (akibat rangsangan visual atau mental), dan nokturnal (terjadi saat tidur). Ketidaknormalan dalam salah satu rangsangan atau proses tersebut dapat menyebabkan impotensi.
Ereksi juga melibatkan kerja otak dalam mengendalikan sistem saraf, pembuluh darah, otot, hormon, dan emosi. Stres dapat mengganggu cara otak memberikan sinyal fisik pada tubuh.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Stres dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk mengirimkan pesan ke penis, sehingga area tersebut tidak menerima aliran darah yang cukup untuk ereksi. Beberapa kondisi stres yang dapat menyebabkan impotensi antara lain:
- Kegelisahan dan kecemasan yang umumnya terjadi pada remaja dan pria muda. Kondisi ini biasanya bersifat sementara.
- Stres yang disebabkan oleh masalah hubungan pribadi dengan pasangan dapat menyebabkan disfungsi ereksi pada pria paruh baya.
- Pria lanjut usia yang mengalami stres psikologis akibat kesepian dan kehilangan pasangan juga rentan mengalami impotensi fisik.
Ada juga peristiwa kehidupan tertentu yang dapat menimbulkan stres dan kecemasan serta berujung pada impotensi, di antaranya:
- Masalah pekerjaan atau kehilangan pekerjaan.
- Konflik dalam hubungan.
- Penyakit atau kehilangan orang yang dicintai.
- Rasa takut terhadap proses penuaan.
- Perubahan signifikan dalam hal kesehatan.
- Beban keuangan.
Sebuah studi pada veteran dengan gangguan stres pasca trauma (PTSD) menemukan bahwa PTSD dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi lebih dari tiga kali lipat.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Stres dan kecemasan jangka panjang juga dapat meningkatkan kadar hormon tertentu dan mengganggu fungsi normal tubuh, sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan lain yang berkaitan dengan DE.
Langkah Penanganan yang Direkomendasikan
Salah satu tindakan penanganan impotensi akibat stres adalah melalui terapi. Beberapa bentuk terapi yang dapat dilakukan antara lain:
- Konseling. Dalam konseling, terapis akan membantu mengidentifikasi dan mengatasi faktor stres atau kecemasan yang dapat mempengaruhi impotensi. Hal ini bertujuan agar penderita dapat mengelola masalah tersebut dengan lebih baik.
- Terapi psikodinamik. Terapi ini melibatkan penanganan konflik bawah sadar yang dapat membantu menemukan akar penyebab DE.
- Terapi seks. Terapi ini berfokus pada kenikmatan sensasional daripada gairah seksual. Tujuannya adalah untuk mengurangi faktor stres dengan membangun kehidupan seks yang lebih memuaskan.
- Terapi kecemasan seksual. Dalam terapi ini, dokter akan menjelaskan secara detail mengenai DE kepada pasien untuk membantu mengurangi masalah dan kekhawatiran yang timbul akibat kurangnya pengetahuan.
Itulah beberapa fakta tentang hubungan stres dengan impotensi serta langkah-langkah penanganannya. Jika Anda mengalami masalah ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater guna menjaga keharmonisan hubungan romantis dengan pasangan. (*)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar