Bengawan Solo Tercemar Industri Alkohol, Ganjar Segera Panggil Perusahaan

BNews– SEMARANG – Sungai Bengawan Solo yang menjadi salah satu andalan di Jawa Tengah disebut mengamlami pencemaran limbah pabrik. Bahkan termasuk pencemaran dari pabrik alkohol dan tekstil.

Pemprov Jateng langsung bergerak dari hasil temuan yang diungkap oleh Dinas Lingkungan Hidup tersebut. Apalagi, akibat pencemaran yang cukup tinggi, air Bengawan Solo tidak dapat digunakan untuk sumber air bersih. Padahal, banyak warga di sepanjang aliran sungai tersebut yang mengandalkan air bersih dari Bengawan Solo.

Advertisements


“Tim LHK sudah turun, dibantu Pemkab Blora, Solo, Karanganyar, Sukoharjo dan beberapa di Wonogiri. Tim sudah mengumpulkan beberapa sampel air, lalu dinas ESDM kami minta checking dan sudah terkumpul hasilnya,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat ditemui di rumah dinasnya, Puri Gedeh Kota Semarang, Sabtu (30/11).


Pihaknya, akan memangil pihak perusahaan yang terindikasi melakukan pencemaran di sungai tersebut. Tim sudah turun ke lapangan untuk mengumpulkan data dan hasil pemeriksaan.

Rencananya lanjut Ganjar, pekan depan semua hasil temuan dari tim akan dirapatkan. Setelah itu, akan diambil tindakan-tindakan sesuai hasil temuan.”Hasilnya sudah terkumpul, minggu depan kami rapatkan,” tambahnya.

Disinggung siapa yang bertanggungjawab terhadap pencemaran itu dan apa sanksi yang akan diberikan, Ganjar belum mau menyimpulkan. Namun dari laporan yang sudah ada, didapat indikasi beberapa potensi yang menjadi penyebab pencemaran, yakni industri tekstil, peternakan babi dan alkohol.

“Indikasi itu yang kemarin terkumpul. Kita lihat nanti prosesnya seperti apa, apakah faktor kesengajaan atau yang lain. Nanti kita akan panggil mereka,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, sungai Bengawan Solo tercemar limbah yang diduga dari industri tekstil, kotoran babi dan alkohol. Akibat pencemaran yang cukup tinggi, air Bengawan Solo tidak dapat digunakan untuk sumber air bersih. Padahal, banyak warga di sepanjang aliran sungai tersebut yang mengandalkan air bersih dari Bengawan Solo.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Ammy Rita mengatakan, dari hasil investigasi, Bengawan Solo tercemar oleh limbah dari industri kecil alkohol, batik dan peternakan babi.

“Sejak ada aduan masyarakat mengenai pencemaran air Bengawan Solo, kami langsung menerjunkan tim. Dari sampel air sungai yang diambil, memang ditemukan pencemaran cukup signifikan,” kata Ammy, Rabu (20/11). (lhr/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: