Bermain Petasan, 4 Orang Diberi Pembinaan oleh Polsek Muntilan

BNews—MAGELANG— Polsek Muntilan Polresta Magelang melakukan pembinaan kepada empat orang warga Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang yang menyalakan petasan di areal persawahan desa setempat.

Pembinaan dilakukan di Aula Mapolsek Muntulan pada Jumat (28/4/2024) malam. Dihadiri Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir;  Bhabinkamtibmas Aiptu Asmuji, Kepala Desa (Kades) Tamanagung Imam Sampurna; Kepala Dusun (Kadus) Bakalan Achmad Nurosid.

Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir menyebut bahwa hal ini sesuai apa yang telah di deklarasikan bahwa wilayah Muntilan anti petasan.

“Karena petasan sangat berbahaya bagi diri maupun orang lain. Apabila terdengar suara ledakan petasan, kita akan segera melakukan pengecekan. Bila ditemukan, kita akan panggil kades, kadus dan warga yang terkait menyalakan petasan tersebut untuk dilakukan pembinaan serta pendataan di Polsek Muntilan,” ujar Muthohir dalam keterangan yang diterima Borobudurnews.com.

Dia menjelaskan, warga yang mendapatkan pembinaan juga mengakui kesalahannya dan bersedia tidak akan mengulangi perbuatanya. Serta bersedia menjalani proses hukum apabila dikemudian hari menyimpan, membuat dan membunyikan petasan. Hal tersebut dibuktikan dengan membuat surat pernyataan.

“Diharapkan hal ini bisa menjadi efek jera bagi masyarakat yang lain untuk tidak coba-coba bermain petasan. Selain diberikan pembinaan, mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan bermaterai yang ketahui kades maupun Kades setempat sehingga ini akan didata dimasukkan dalam data orang-orang yang terkait petasan,” jelas Muthohir.

”Dari hasil razia tindakan kepolisian ini, kami jadi bisa mempunyai database masyarakat yang gemar membuat dan menyalakan petasan. Dan apabila di tahun depan atau pada event-event dimana masyarakat masih ada yang membuat dan menyalakan petasan maka kami akan melakukan tindakan yang tegas,” pungkasnya. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!