Bermula dari Pungut Biola Rusak, Marsandi Kini Jadi Perajin Sukses

BNews-DUKUN—Berawal dari memungut sebuah biola rusak di tempat sampah seorang kakek berumur 74 tahun ini sekarang menjadi pengerajin biola di lereng merapi Y Marsandi, 74 beralamatkan di Dusun Candi Desa Sumber Kecamatan Dukun Magelang dia sudah enam tahun menekuni bisnis pembuatan biola handmade ini.

 

Marsandi menceritakan bahwa dirinya sekitar tahun 90’an setelah berhenti berkerja dari sebuah pabrik ini menemukan sebuah biola using dan rusak di dalam sebuah kantong plastik di dekat tempat pembuang sampah. “Dulu sempat pingin membeli sebuah biola namun karena terkendala dana jadi tidak bisa membeli dan kebentulan menemukan sebuah biola usang dan saya coba memperbaikinnya,” katanya saat ditemui di rumahnya (22/9).

Dari situlah dia mulai memperbaiki biola mulai dari body dan komponen-komponennya dengan cara manual dan alat seadanya. Dari situlah dia berkeinginan membuat biola sendiri dengan bermodalkan tangan terampilnya dan alat seadanya.

“ Saya selanjutnya memproduksi biola dengan alat seadanya dan bahan baku yang mudah dicari di sekitaran sini mulai dari kayu dan alat pertukangan sederhana,” imbuhnya.

Ia memproduksi biola jika ada pesanan saja, bisa pesanan sebulan sekali bahkan delapan bulan sekali pun ada. Biola HandMade produksinya ini dihargai Rp 850 ribu dan sampai saat ini sudah ratusan biola dia bikin menuruti pesanan konsumen.

“ Pemasaran yang sulit dan proses produksi yang memakan waktu sampai tiga mingguan ini juga menjadi kendala tersendiri namun nilai jual karya buatan tangan ini tentunya orang lebih menghargai dari pada buatan pabrik toh kualitas tidak jauh berbeda,” terangnya.

Dia tidak hanya membuat biola namun seperti Selow gesek dengan harga 3 jutaan tergantung ukuran, gitar kentrung seharga Rp 450 ribu dan menerima renovasi alat musik petik maupun gesek. Dalam umurnya yang cukup tua ini dia memperoleh bahan baku kayu mahoni cukup mudah dari tetangganya.

“ Kalau ada yang pesan langsung saya kerjakan dengan modal kepercayaa, kalau sudah jadi saya hubungi untuk diambil tetapi kadang ada yang cuman pesan namun tidak diambil itulah yang kadang membuat saya sedih dan kesusahan,” ungkap pria tua yang juga mantan fotografer di daerah sini.

Walau sudah bisa dibilang berumur, Marsandi tetap semangat dalam berkarya memproduksi alat music kecintaanya ini. Bagi yang berminat marsandi cukup di hubungi di nomor 081328846263 atau cuman sekedar tegur sapa. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: