Besok, Akan Ada Aksi Unjuk Rasa Ketiga di Magelang

BNews—MAGELANG—Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Magelang berencana menggelar aksi penolakan UU Cipta Kerja, Kamis (15/10/2020) besok. Acara dimulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai.

Aksi bakal digelar di Depan Gedung DPRD Kota Magelang. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Umum PMII Magelang, AwanNul Kosasi.

”Inggih niki sek penggodokan terus untuk aksi besok (Iya ini lagi penggodokan terus untuk aksi besok-red),” katanya saat dihubungi Borobudurnews, Rabu (14/10/2020).

Dia menyebut bila peserta aksi tersebut hanya dari PMII Magelang. ”Cuma PMII sendiri, (estimasi jumlah peserta) sekitar 35 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno pun memberi tanggapan terkait aksi yang direncanakan bakal digelar tersebut. ”Silahkan, asal tidak anarkis dan pemaksaan kehendak,” kata dia.

Kendati demikian, Budi menyebut bahwa pihaknya siap bila diadakan audiensi antara pihaknya dan pihak pengunjuk rasa. ”Di tata tertib kita yang juga turunan dari peraturan perundang-undangan sudah ada dan diatur tara cara penyampaian aspirasi. Tentunya tetap diajak dialog istilahnya audensi. Pasti kita terima,” paparnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

”Tapi mohon maaf, teman-teman PMII itu belum ada Surat ke DPRD /Pimpinan untuk ”bisa diterima” atau apa lah bahasa teman-teman mahasiswa. Sehingga bukan salah kita kalau tidak ada yang menerima,” lanjutnya.

Sebab menurut dia, pada aksi yang sebelum-sebelumnya, ada pemberitahuan ke DPRD/Pimpinan. ”pemberitahuan selain ke aparat, juga meminta DPRD/Pimpinan tuk bisa ”menemui”,” ujarnya.

Dia menyebut bahwa pihaknya selalu siap untuk menemui massa aksi. ”Harus siap, itu kewajiban kita.  menerima, menyampaikan aspirasi. Asal itu tadi, tidak anarkis dan tidak memaksa. Pokoknya berdemokrasi yang baik dan wajar sesuai norma yang ada,” jelasnya.

Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan menambahkan bahwa aksi ini bisa mengundang para anak-anak  untuk datang dan berbuat anarkis.

”Ini bukan demo, malah bisa mancing anak-anak kecil anarkis,” pungkasnya. (mta/her)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: