Sedang Bermain Dekat Rumah, Bocah 4 Tahun Tertemper KA di Sleman
- calendar_month Rab, 25 Mar 2026

Bocah 4 Tahun di Sleman Meninggal Tertemper KA Gajayana Saat Bermain
BNews—JOGJA — Seorang anak berusia 4 tahun meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Gajayana jurusan Gambir–Malang di wilayah Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban diketahui berinisial BA (4), warga Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Peristiwa tragis tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan, pihak Polsek Kalasan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) usai menerima laporan kecelakaan kereta api yang mengakibatkan seorang anak meninggal dunia.
“Peristiwa tersebut terjadi saat Kereta Api Gajayana jurusan Gambir-Malang melintas dan menabrak seorang anak berinisial BA (4),;warga setempat,” ujar Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro dalam keterangan tertulis, Rabu (25/03/2026).
Setelah tiba di lokasi, petugas segera melakukan olah TKP, mencatat keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban BA diketahui sedang bermain di sekitar rumahnya. Lokasi rumah korban disebut berada tidak jauh dari jalur rel kereta api.
“Mengetahui kejadian tersebut, ibu korban segera menghampiri lokasi dan membawa korban ke rumah,” ucapnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Selanjutnya, ibu korban bersama petugas dari Polsek Kalasan membawa jenazah BA ke RS Bhayangkara Polda DIY; untuk proses penanganan lebih lanjut dan visum.
“Akhirnya bersama petugas Polsek Kalasan membawa korban ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut serta proses visum,” katanya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut, termasuk meminta keterangan saksi dan melengkapi administrasi laporan.
“Saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan saksi serta melengkapi administrasi laporan guna penanganan lebih lanjut,” katanya.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan di sekitar jalur kereta api dan menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya orang tua; untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang tinggal di dekat rel. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar