Bunga Surga yang Langka Hanya Tumbuh di Indonesia

BNews–NASIONAL-– Sebuah bunga langka ini hanya ada di Indonesia. Sering juga disebut bunga surga, ia bernama Bunga udumbara yang memiliki nama lain seperti youtan poluo, dan udonge.

Salah satu keunikan dari bunga ini adalah dapat tumbuh diberbagai media tidak hanya tanah. Walaupun begitu bunga ini sangat sulit ditemukan.

Konon katanya bunga ini jarang tumbuh di bumi dan ketika tumbuh membutuhkan waktu sekitar 3.000 tahun lamanya. Wujud bunga ini sangat kecil dan memiliki warna putih bersih, untuk dapat melihat bunga ini dengan jelas Kawan GNFI memerlukan bantuan dari kaca pembesar.

Berbeda dengan bunga pada umumnya yang dapat menjadi ikon suatu negara, bunga udumbara ini tidak dapat diklaim seperti itu. Karena bunga ini tumbuh tersebar di seluruh dunia dan belum ada negara yang mengklaim bunga udumbara ini sebagai bunga khas dari negaranya.

Bunga ini hampir mirip seperti parasit dan bisa tumbuh di media lain selain tanah, seperti kayu, kaca, logam, atau pada bagian tertentu dari tanaman lain. Bunga udumbara juga memiliki wangi yang sangat harum dan dapat menyebar dalam waktu yang cukup lama.

Untuk lingkungan tumbuh tidak peduli dalam keadaan cuaca bagaimanapun bunga udumbara tetap dapat tumbuh. Dengan berbagai keunikanya dan wanginya yang harum bunga udumbara sampai mendapat julukan bunga dari surga.

Di Indonesia bunga ini pernah tumbuh di beberapa tempat, salah satunya adalah di Bali tepatnya di daerah Jembrana pada tahun 2016 lalu.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Orang yang beruntung melihat bunga tersebut adalah Made Suardana. Ketika itu Kadek menemukan bunga udumbara ini pada gagang pintu rumah dan ranting pohon jeruk miliknya.

Daerah lainya adalah Kelurahan Guntung Manggis, Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan oleh Rizki Amelia. Rizki Amelia menemukan bunga udumbara ini ruang kerjanya di dalam pintu yang berbahan baja dan hal ini membuat Rizki takjub.

Bentuk fisik dari bunga udumbara sangat kecil hanya berukuran satu sampai dua milimeter yang membuatnya tidak mudah untuk dilihat.

Selain kecil, bunga ini juga memiliki bentuk seperti jamur dan ketika mekar bunga ini dapat bertahan sampai satu tahun.

Ketika bunga ini mati memang belum ada penelitian yang membuktikan bahwa bunga ini akan tumbuh lagi ribuan tahun kemudian. (*/Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: