Bupati Magelang Raih Penghargaan Pengurangan Resiko Bencana

BNews—MUNGKID— Bupati Magelang Zaenal Arifin kembali menorehkan penghargaan. Kali ini orang nomor satu di Kabupaten Magelang itu mendapatkan penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penghargaan diberikan dalam rangka memperingati bulan pengurangan resiko bencana internasional yang jatuh setiap tanggal 13 Oktober.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin sangat mengapresiasi atas penghargaan yang telah diberikan oleh BNPB terkait komitmen pengurangan resiko bencana di Kabupaten Magelang. 

Menurutnya, keberhasilan dalam mengurangi resiko bencana di Kabupaten Magelang merupakan hasil kerja keras dari semua pihak, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, relawan, TNI, Polri, serta peran serta aktif masyarakat.

“Saudara-saudara kita inilah yang bekerja dengan keras, cepat, dan tepat dalam membantu sesama saat tertimpa bencana alam. Maka piagam penghargaan ini juga untuk kita semuanya yang selama ini telah bergotong royong untuk mengurangi dampak atau resiko bencana,” ujar, Zaenal, Rabu (14/10/2020).

Melalui penghargaan tersebut, Zaenal berharap BPBD Kabupaten Magelang terus melakukan perbaikan dan evaluasi dalam rangka menjalankan tugas konstitusinya untuk menjaga dan melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana yang selalu mengintai setiap saat.

“Kita berharap tidak ada bencana di Kabupaten Magelang. Sekalipun ada, paling tidak kita sudah mempersiapkan agar mengurangi resiko baik harta benda maupun korban jiwa,” katanya.

Loading...

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto menjelaskan bahwa, penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Magelang atas komitmen tinggi selama ini dalam hal pengurangan resiko bencana.

“Jadi penghargaan tersebut diberikan kemarin (13/10) di Ruang Soetopo Purwo Nugroho BNPB Jakarta dalam rangka memperingati bulan pengurangan resiko bencana internasional,” jelas Edi.

Dari hasil investigasi dan pengamatan, lanjut Edi, BNPB menilai Kepala Daerah (Bupati Magelang) sangat peduli dan memiliki komitmen yang tinggi dalam hal pengurangan resiko bencana. Dari data yang telah dihimpun, pada tahun 2019 terdapat sebanyak 629 titik kejadian bencana di wilayah Kabupaten Magelang, yang berasal dari 8 jenis ancaman bencana dan didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

“Ketika bencana terjadi dengan angka dan frekuensi yang cukup tinggi serta dengan cakupan luas wilayah yang begitu luas, maka penghargaan ini merupakan suatu bukti bahwa pengurangan resiko bencana di Kabupaten Magelang sudah cukup baik. Namun demikian hal ini jangan sampai membuat kita terlena, tetapi sebagai pelecut agar kita lebih semangat dan waspada dalam mengurangi resiko bencana,” pungkas, EdiI. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: