Bupati Magelang Sentil ASN yang Belum “Move On” dari Kebiasaan Lama
- calendar_month 16 menit yang lalu

Bupati Magelang Sebut ASN Jangan Terjebak Kebiasaan Lama Yang Menghambat Pembangunan
BNews—MAGELANG— Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Magelang tidak terjebak dalam kebiasaan lama yang dinilai dapat menghambat percepatan pembangunan.
Pesan tersebut disampaikan Grengseng saat memimpin apel pagi di halaman Setda Kabupaten Magelang, Senin (28/9/2026). Ia meminta seluruh unsur pemerintahan bergerak bersama dan meninggalkan pola kerja yang tidak lagi relevan.
Grengseng mengibaratkan pemerintahan seperti tubuh manusia. Ketika salah satu organ mengalami masalah, bagian lainnya ikut merasakan dampaknya. Karena itu, seluruh unsur pemerintahan diminta membangun kerja sama dan bergerak dalam satu irama.
“Kalau ada organ yang sakit, yang lain pun merasakan. Mari bergandengan tangan semuanya tanpa terkecuali,” kata Grengseng dalam arahannya.
Bupati Magelang Minta ASN Evaluasi Diri
Grengseng juga menyoroti masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai belum keluar dari pola kerja lama. Menurutnya, perubahan perlu diawali dengan keberanian untuk mengevaluasi diri serta meninggalkan kebiasaan yang sudah tidak relevan.
“Teman-teman yang masih belum move on, masih ingin mengerjakan kehidupan dengan kebiasaan lama, mending evaluasi diri. Setelah itu temukan diri dan kontemplasikan apa yang akan kita raih hari ini,” ujarnya.
Menurut Grengseng, keberhasilan pemerintahan tidak dapat diukur hanya berdasarkan rutinitas tahunan atau secara parsial. Pembangunan Kabupaten Magelang telah memiliki kerangka RPJMD dengan rentang waktu lima tahun.
Target pembangunan lima tahunan tersebut, kata dia, perlu diterjemahkan menjadi target tahunan. Selanjutnya, target tersebut harus dipecah menjadi target tiga bulanan agar pencapaiannya dapat diukur dan dikawal secara lebih konkret.
“Ukuran pembangunan itu dihitung melalui RPJMD yang skalanya lima tahunan, bukan skala pensiunan,” tegasnya.
Target Pembangunan Harus Memiliki Tahapan
Grengseng mengatakan, sistem perencanaan pembangunan yang berbasis lima tahunan memiliki konsekuensi bahwa setiap target harus disertai tahapan yang jelas.
Menurutnya, target pembangunan tidak boleh berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi harus diterjemahkan menjadi langkah konkret yang dapat dievaluasi secara berkala.
Ia menyebut dua hal yang menjadi prioritas pemerintah daerah, yakni mendorong penurunan angka kemiskinan dan menekan angka pengangguran.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Langkahnya sangat sederhana. Tidak usah kita berpikir dulu yang sulit-sulit. Mulai dari hal-hal kecil di sekitar kita, mulai hari ini,” tegasnya
Bupati Magelang Dorong Lingkungan Kerja Positif
Selain mengejar target pembangunan, Grengseng meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Magelang meninggalkan kebiasaan lama yang kurang baik.
Sebaliknya, ia mendorong aparatur membangun pola pikir positif dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat agar koordinasi pemerintahan berjalan lebih baik.
“Berpikir positif, lakukan dengan kepositifan, hasilnya serahkan kepada Tuhan. Saya yakin ketika kita berpikir positif, hasilnya akan positif,” ujarnya.
Grengseng menilai proses perubahan akan sulit berjalan apabila lingkungan pemerintahan masih dipenuhi sikap saling menjatuhkan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran meninggalkan kebiasaan kecil yang dapat mengganggu kekompakan.
“Kalau lingkungan kita jelek, ekosistem kita jelek, ekosistem kita negatif, mari kita bangun. Bahasa-bahasa kecil yang saling menjelekkan satu dengan yang lain, kita lepaskan,” tegasnya.
ASN dan Masyarakat Dipersilakan Sampaikan Gagasan
Grengseng juga membuka ruang bagi ASN maupun pihak di luar pemerintahan untuk menyampaikan gagasan dan kritik secara langsung.
Menurutnya, perbedaan pandangan tidak harus menjadi penghambat selama pembahasan diarahkan untuk mencari solusi dan memperbaiki kinerja pemerintahan.
“Silakan didiskusikan secara teknokratik. Saya terbuka, terutama dari ASN maupun di luar pemerintah. Silakan sampaikan langsung,” katanya.
Ia kembali menekankan bahwa perubahan dalam pemerintahan tidak selalu harus diawali dengan kebijakan besar. Menurutnya, disiplin menghentikan kebiasaan buruk dan memperbaiki cara kerja sehari-hari merupakan bagian penting untuk mengejar target pembangunan Kabupaten Magelang dalam lima tahun ke depan. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar