Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Camat dan Kades di Magelang Dihimbau Peringatkan Warganya Soal Obat Petasan

Camat dan Kades di Magelang Dihimbau Peringatkan Warganya Soal Obat Petasan

  • calendar_month Sel, 11 Apr 2023

BNews–MAGELANG– Terungkapkan kasus produksi obat petasan di Srumbung Magelang dengan barang bukti ratusan kilogram membuat prihatin. Termasuk Bupati Magelang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto.

Ia menyampaikan kembali prihatin atas masih adanya masyarakat yang membuat, menyimpan, serta memperjualbelikan bahan peledak (obat mercon) di wilayah Kabupaten Magelang.

Adi juga mengatakan, sudah seharusnya masyarakat bisa mengambil hikmah dari kejadian ledakan yang; disebabkan oleh penyimpanan obat mercon di wilayah Kecamatan Kaliangkrik beberapa waktu lalu, yang hingga menimbulkan korban jiwa dan sejumlah kerugian lainnya.

“Dengan menyimpan obat-obatan bahan baku mercon/petasan ini, sangat riskan berpotensi membahayakan; baik dirinya sendiri maupun orang lain,” tegas, Adi saat Pers Conference kasus tersebut di Polresta Magelang (10/4/2023).

Dalam hal ini, Adi meminta semua pihak baik jajaran Polri, TNI, masyarakat dan rekan media untuk senantiasa memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat akan bahaya bahan peledak ini.

Pihaknya juga menghimbau secara fungsional melalui Camat dan Kades untuk memperingatkan kepada warganya; agar tidak lagi menyimpan ataupun mengolah, meracik, bahan-bahan berbahaya apapun itu jenisnya.

“Nanti secara fungsional kami akan menyurati dan memberitahukan, menegaskan kepada Pak Camat dan Pak Kades; untuk menginformasikan kepada atasan apabila ada gerakan atau tindakan masyarakat yang membahayakan ini (menyimpan obat mercon),” tandas, Adi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sebelumnya diberitakan, Jajaran Polresta Magelang kembali mengungkap kasus produksi obat petasan atau mercon di wilayah hukumnya. Tiga orang berhasil ditangkap baik produsen maupun penyuplai bahan baku.

Dimana kali ini merupakan pengungkapkan terbesar di tahun 2023 ini. Dengan barang bukti ratusan kilogram obat petasan maupun bahan baku. Total bahan yang sudah jadi sebanyak 100 kg obat petasan.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono saat jumpa pers mengatakan kasus ini terungkap 9 April 2023 lalu. “Untuk TKP nya di Dusun Krajan Desa Srumbung Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang,” katanya (10/4/2023).

Untuk dua orang yang ditangkap, lanjutnya dimana dua orang ini berperamnan menjadi produsen pembuat obat petasan. “Dua orang ini adalah MYA, 27, dan SM, 19. Keduanya merupakan warga setempat,” imbuhnya.

Untuk kronologi pengungkapkan, bermula pada Minggu malam (9/4/2023) petugas Reskrim Polsek Sumbung mengamankan MYA di rumahnya. Dimana MYA ini membuat, menyimpan, memperjualbelikan bahan peledak.

“Dari keterangan awal, MYA ini mengaku dapat obat mercon dari shopee, namun saat dimintai bukti transaksi tidak bisa menunjukan. Selanjutnya MYA mengaku mendapatkan bahan baku dari seorang warga di wilayah Kecamatan Salam Magelang,” paparnya.

Kemudian, kata Kapolresta petugas terus melakukan pengembangan kasus ke pria di wilayah Salam tersebut. “Kami dapati pria berinisial MAR, 27, warga Mantingan Salam dirumahnya. Dan didapati sejumlah barang bukti bahan baku yang didapatkan dari saudaranya di Sukabumi Jawa Barat,” terangnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less